اللَّهُمَّ إِنِّي أَعُوْذُ بِكَ مِنْ جَهْدِ البَلاَءِ ، وَدَرَكِ الشَّقَاءِ ، وَسُوءِ القَضَاءِ ، وَشَمَاتَةِ الأَعْدَاء
Allāhumma innī a'ūżu bika min jahdil balā', wa darakisy syaqā', wa sū'il qaḍā', wa syamātatil a'dā'
Ya Allah, aku berlindung kepada-Mu dari bencana yang sangat berat, kesengsaraan, dan segala faktor penyebabnya, dari buruknya akibat apa yang telah ditakdirkan, serta bahagianya musuh atas musibah yang menimpa diriku.
Keutamaan:
Berlindung dari ketentuan takdir yang berdampak buruk, tidak bertentangan dengan sikap ridha terhadap ketentuan takdir Allah azza wa jalla. Karena meminta perlindungan dari ketentuan takdir yang buruk juga merupakan ketentuan takdir Allah. Allah azza wa jalla bisa saja mentakdirkan suatu bala' kepada seseorang, namun Allah azza wa jalla juga bisa mentakdirkan bahwa bila ia berdoa, Allah akan hilangkan bala' tersebut.
HR. al-Bukhari: 6616, Muslim: 2707