۞ وَيَسْتَنۢبِـُٔونَكَ أَحَقٌّ هُوَ ۖ قُلْ إِى وَرَبِّىٓ إِنَّهُۥ لَحَقٌّۭ ۖ وَمَآ أَنتُم بِمُعْجِزِينَ
Dan mereka menanyakan kepadamu: "Benarkah (azab yang dijanjikan) itu? Katakanlah: "Ya, demi Tuhanku, sesungguhnya azab itu adalah benar dan kamu sekali-kali tidak bisa luput (daripadanya)".
Tafsir Ibn Kathir
The Resurrection is Real
Allah said that they ask you to inform them (saying):
("Is it true") asking about the return and the Resurrection from the graves, after the bodies become sand.
(Say: "Yes! By my Lord! It is the very truth! And you cannot escape it!") meaning that becoming sand does not make Allah incapable of bringing you back, since He originated you from nothing.
(Verily, His command, when He intends a thing, is only that He says to it, `Be!' - and it is!)36:82 There are only two other Ayat in the Qur'an similar to this. Allah commands His Messenger to give an oath by Him to answer those who deny the return. He said in Surah Saba',
(Those who disbelieve say: "The Hour will not come to us." Say: "Yes, by my Lord!, it will come to you.") (34:3) The second is in Surat At-Taghabun, He said:
(The disbelievers claimed that they will never be resurrected. Say: "Yes! By my Lord! you will certainly be resurrected, then you will be informed of (and recompensed for) what you did; and that is easy for Allah.") (64:7) Then Allah informed us that when the Resurrection is established the disbelievers will wish that they could ransom themselves from Allah's punishment with the equivalent of the weight of the earth in gold.
(And they would feel in their hearts regret when they see the torment, and they will be judged with justice, and no wrong will be done unto them.)
Hadits Terkait
Telah bercerita kepada kami [Yahya bin Bukair] dari [Al Laits] dari ['Abdul 'Aziz bin Abu Salamah] dari ['Abdullah bin Al Fadlal] dari [Al A'raj] dari [Abu Hurairah radliallahu 'anhu] berkata; "Ketika seorang Yahudi sedang menawarkan barang dagangannya ada orang yang membelinya dengan menukarkan sesuatu namun dia tidak menyukainya seraya berkata; "Tidak. Demi Dzat Yang telah Memilih Musa untuk seluruh manusia". Ucapannya ini didengar oleh seorang dari Kaum Anshar lalu dia bangkit dan menampar muka orang Yahudi itu seraya berkata; "Kamu mengatakan demi Dzat Yang telah memilih Musa untuk seluruh manusia padahal ada Nabi shallallahu 'alaihi wasallam hidup di tengah-tengah kita". Maka orang Yahudi itu perrgi menemui Nabi shallallahu 'alaihi wasallam dan berkata; "Wahai Abu Al Qasim, sesungguhnya aku memiliki kehormatan dan perjanjian, lalu bagaimana dengan seseorang yang telah menampar mukaku?". Beliau bertanya (kepada orang Anshar itu): "Mengapa kamu menampar mukanya?. Orang itu menceritakan kejadiannya. Maka Nabi shallallahu 'alaihi wasallam marah yang nampak pada wajah beliau kemudian bersabda: "Janganlah kalian menbanding-bandingkan diantara sesama Nabi-nabi Allah. Sungguh nanti akan ditiup sangkakala lalu semua makhluq yang ada di langit dan di bumi mati, kecuali yang Allah kehendaki. Lalu sangkakala ditiup lagi, maka akulah orang yang pertama sadar (dibangkitkan hidup lagi) namun saat itu aku melihat Musa sedang berpegangan pada 'Arsy. Aku tidak tahu apakah karena dia diperhitungkan dengan pingsan (kematian) nya pada peristiwa di bukit Thursina atau dia dibangkitkan sebelum aku, dan aku tidak mengatakan ada seseorang yang lebih utama dari Yunus bin Matta
Telah bercerita kepada kami [Abu Al Walid] telah bercerita kepada kami [Syu'bah] dari [Sa'ad bin Ibrahim]; ms [Humaid bin "AbdurRAhman] dari [Abu Hurairah radliallahu 'anhu] dari Nabi shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Tidak patut bagi seorang hamba berkata bahwa aku (Muhammad shallallahu 'alaihi wasallam) lebih baik dari pada Yunus bin Matta 'alaihi salam
Telah menceritakan kepada kami [Ahmad bin 'Amru bin As Sarh] telah menceritakan kepada kami [Ibnu Wahb] dari [Yunus] dari [Ibnu Syihab] dari ['Ubaidullah bin Abdullah bin 'Utbah] dari [Abu Sa'id Al Khudri] dia berkata, "Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam melarang langsung dari mulut bejana air minum
Telah menceritakan kepada kami [Yahya bin Musa] dan lebih dari satu orang mereka berkata; telah mengabarkan kepada kami [Umar bin Yunus] telah menceritakan kepada kami [Ikrimah bin 'Ammar] telah menceritakan kepada kami [Yahya bin Abu Katsir]? ia berkata; telah menceritakan kepadaku [Abu Salamah]? ia berkata; saya bertanya kepada [Aisyah? radliallahu 'anha]; dengan apakah Nabi? shallallahu 'alaihi wasallam membuka shalatnya apabila beliau melakukan shalat malam? Ia berkata; beliau apabila melakukan shalat malam membuka shalatnya dan mengucapkan: ALLAAHUMMA RABBA JIBRIIL WA MIIKAAIIL WA ISRAAFIIL, FAATHIRAS SAMAAWAATI WAL ARDHI 'AALIMAL GHAIBI WASY SYAHAADAH ANTA TAHKUMU BAINA 'IBAADIKA FIIMAA KAANUU FIIHI YAKHTALIFUUN. IHDINII LIMAAKH TULIFA FIIHI MINAL HAQQI BIIDZNIKA INNAKA TAHDII MAN TASYAA-U ILAA SHIRAATHIN MUSTAQIIM." (Ya Allah Tuhan Jibril, Mikail, dan Israfil, Pencipta langit dan bumi, Yang Maha Mengetahui perkara yang tersembunyi dan yang nampak, Engkau memberikan keputusan diantara para hambaMu dalam perkara yang mereka perselisihkan. Berilah aku petunjuk mendapatkan kebenaran yang diperselisihkan dengan idzinMu, sesungguhnya Engkau memberikan petunjuk orang yang Engkau kehendaki kepada jalan yang lurus). Abu Isa berkata; hadits ini adalah hadits hasan gharib
Telah mengabarkan kepada kami [Muhammad bin Hatim bin Nu'aim], ia berkata; telah menceritakan kepada kami [Muhammad bin Makki bin Isa], ia berkata; telah menceritakan kepada kami [Abdullah], ia berkata; telah menceritakan kepada kami [Yunus] dari [Az Zuhri] dari [Abdur Rahman bin Abdullah bin Ka'b bin Malik], ia berkata; saya mendengar [Ka'b bin Malik] menceritakan peristiwanya ketika tertinggal dari Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam dalam perang Tabuk. Ia berkata padanya; tiba-tiba utusan Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam datang kepadaku kemudian berkata; Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam -dengan jalur periwayatan lain-Dan telah mengabarkan kepadaku [Sulaiman bin Daud], ia berkata; telah memberitakan kepada kami [Ibnu Wahab] dari [Yunus], [Ibnu Syihab] berkata, telah mengabarkan kepadaku [Abdur Rahman bin Abdullah bin Ka'b bin Malik] bahwa [Abdullah bin Ka'b bin Malik] berkata; saya mendengar [Ka'b bin Malik] menceritakan peristiwanya ketika tertinggal dari Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam dalam perang Tabuk, dan ia menceritakan kisahnya. Ia berkata; tiba-tiba utusan Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam datang dan berkata "Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam memerintahkanmu untuk menjauhi isterimu. Maka saya katakan; apakah saya menceraikannya atau apa? Ia berkata; tidak melainkan jauhi dia, dan jangan engkau dekati. Kemudian saya katakan kepada isteriku; kembalilah kepada keluargamu dan tinggallah bersama mereka hingga Allah 'azza wajalla memberikan keputusan mengenai perkara ini