Maryam

Ayat 73

سُورَةُ مَرۡيَمَ

وَإِذَا تُتْلَىٰ عَلَيْهِمْ ءَايَٰتُنَا بَيِّنَٰتٍۢ قَالَ ٱلَّذِينَ كَفَرُوا۟ لِلَّذِينَ ءَامَنُوٓا۟ أَىُّ ٱلْفَرِيقَيْنِ خَيْرٌۭ مَّقَامًۭا وَأَحْسَنُ نَدِيًّۭا

Dan apabila dibacakan kepada mereka ayat-ayat Kami yang terang (maksudnya), niscaya orang-orang yang kafir berkata kepada orang-orang yang beriman: "Manakah di antara kedua golongan (kafir dan mukmin) yang lebih baik tempat tinggalnya dan lebih indah tempat pertemuan(nya)?"

Surah Maryam (Mary)Ayat 73 dari 98

Tafsir Ibn Kathir

The Disbelievers boast over Their good Fortune in the World

Allah, the Exalted, informs that when the clear, evident Ayat of Allah are recited to the disbelievers, they reject them and turn away. They say about those who believe, while boasting to them and arguing that their false religion is correct,

خَيْرٌ مَّقَاماً وَأَحْسَنُ نَدِيّاً

(best dwellings and the finest Nadiyyan.) This means the best houses, with the loftiest levels and the finest Nadiyyan, which are meeting rooms for men to gather and discuss matters. Thus, this means that their meeting rooms are full of more people who come to attend. In this they were saying, "How can we be upon falsehood while we are in this manner of successful living" These people were actually those who were concealed in the house of Al-Arqam bin Abi Al-Arqam and its likes from the other houses. This is as Allah says about them,

وَقَالَ الَّذِينَ كَفَرُواْ لِلَّذِينَ ءَامَنُواْ لَوْ كَانَ خَيْراً مَّا سَبَقُونَآ إِلَيْهِ

(And those who disbelieve say of those who believe: "Had it been a good thing, they (the weak and the poor) would not have preceded us thereto!") 46:11 Nuh's people said,

أَنُؤْمِنُ لَكَ وَاتَّبَعَكَ الاٌّرْذَلُونَ

("Shall we believe in you, when the weakest (of the people) follow you") 26:111 And Allah says,

وَكَذلِكَ فَتَنَّا بَعْضَهُمْ بِبَعْضٍ لِّيَقُولواْ أَهَـؤُلاءِ مَنَّ اللَّهُ عَلَيْهِم مِّن بَيْنِنَآ أَلَيْسَ اللَّهُ بِأَعْلَمَ بِالشَّـكِرِينَ

(Thus We have tried some of them with others, that they might say: "Is it these (poor believers) whom Allah has favored among us" Does not Allah know best those who are grateful) 6:53 This is why Allah refuted their doubts:

وَكَمْ أَهْلَكْنَا قَبْلَهُمْ مِّن قَرْنٍ

(And how many a generations have We destroyed before them) This means, "How many nations and generations did We destroy of those who denied (this message) due to their disbelief"

هُمْ أَحْسَنُ أَثَاثاً وَرِءْياً

(who were better in wealth, goods and outward appearance) This means that they were better than these present people in wealth, possessions, looks and appearance. Al-A`mash reported from Abu Zibyan, who reported from Ibn `Abbas that he said concerning the Ayah,

خَيْرٌ مَّقَاماً وَأَحْسَنُ نَدِيّاً

(best dwellings and finest Nadiyyan.) "Position Maqam means home, Nadi means place of gathering, wealth refers to material possessions and outward appearance is how they look physically." Al-`Awfi said that Ibn `Abbas said, "Position Maqam means dwelling, Nadi means place of gathering and the blessing and happiness that they were living in. This is as Allah says about the people of Fir`awn when He destroyed them and related the story of their situation in the Qur'an,

كَمْ تَرَكُواْ مِن جَنَّـتٍ وَعُيُونٍ - وَزُرُوعٍ وَمَقَامٍ كَرِيمٍ

(How many gardens and springs that they Fir`awn's people left behind, and green crops and honored places Maqam.) 44:25-26 Therefore, position Maqam refers to their dwellings and splendid bounties, and Nadi is the places of gathering and meeting where they used to congregate. Allah said while relating the story to His Messenger of what happened with the people of Lut,

وَتَأْتُونَ فِى نَادِيكُمُ الْمُنْكَرَ

(And practice Al-Munkar (evil deeds) in your meeting places Nadiyakum.) 29:29 The Arabs call a place of gathering a Nadi."

Hadits Terkait

nasai:3498Sunan an-Nasa'iHasan SahihHasan Sahih

Telah mengabarkan kepada kami [Ubaidullah bin Sa'd bin Ibrahim bin Sa'd] ia berkata; telah menceritakan kepada kami [pamanku] ia berkata; telah menceritakan kepada kami [ayahku] dari [Ibnu Ishaq] ia berkata; telah menceritakan kepadaku [Ubadah bin Al Walid bin 'Ubadah bin Ash Shamid] dari [Rubayyi' binti Mu'awwidz] ia berkata, "Aku berkata kepadanya, "Ceritakanlah hadits yang kamu riwayatkan kepadaku." Rubayyi' berkata, "Aku minta cerai kepada suamiku, lalu aku mendatangi Utsman dan aku tanyakan kepadanya 'apakah aku harus menunggu masa iddah? ia lalu menjawab, 'Tidak ada iddah atasmu, kecuali jika engkau baru menikah dengannya maka engkau tinggallah hingga engkau mengalami haid sekali'." Ubadah bin Ash Shamid berkata, "Aku mengikuti apa yang diputuskan Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam kepada Maryam Al Mughaliyyah, dahulu ia berada dalam naungan Tsabit bin Qais bin Syammas, lalu ia minta cerai kepadanya

tirmidhi:2240Jami' at-TirmidhiSahihSahih

Telah menceritakan kepada kami ['Ali bin Hujr] telah mengkabarkan kepada kami [Al Walid bin Muslim] dan [Abdullah bin Abdurrahman bin Yazid bin Jabir] hadits salah satu dari keduanya masuk ke dalam hadits yang lainnya, dari [Abdurrahman bin Yazid bin Jabir] dari [Yahya bin Jabir Ath Tho`i] dari [Abdurrahman bin Jubair] dari [ayahnya, Jubair bin Nufair] dari [An Nawwas bin Sam'an Al Kila'i] berkata: Pada suatu pagi hari, Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa Salam menyebut Dajjal, beliau melirihkan suara dan mengeraskannya hingga kami mengiranya berada disekelompok pohon kurma. Kami pergi meninggalkan Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa Salam lalu kami kembali lagi, beliau mengetahui hal itu lalu beliau bertanya: "Kenapa kalian?" kami menjawab: wahai Rasulullah, baginda menyebut Dajjal pada suatu pagi, baginda melirihkan dan mengeraskan suara hingga kami mengiranya ada disekelompok pohon kurma, beliau bersabda: "Selain Dajjal yang lebih aku khawatirkan pada kalian, bila ia muncul dan aku berada ditengah-tengah kalian, aku akan mengalahkannya, bukan kalian dan bila ia muncul dan aku sudah tidak ada ditengah-tengah kalian, maka setiap orang adalah pembela dirinya sendiri dan Allah adalah penggantiku atas setiap muslim, ia adalah pemuda ikal, matanya menonjol, mirip 'Abdu Al 'Uzza bin Qathan. Siapa pun diantara kalian yang melihatnya hendaklah membaca permulaan surat para penghuni goa (Al Kahfi), ia muncul diantara Syam dan 'Irak lalu banyak membuat kerusakan dikanan dan dikiri, wahai hamba-hamba Allah, teguhlah kalian." Kami bertanya: Berapa lama ia tinggal di bumi? Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa Salam menjawab: "Empat puluh hari, satu hari seperti setahun, satu hari seperti sebulan, satu hari seperti satu pecan dan hari-hari lainnya seperti hari-hari kalian." Berkata An Nawwas: Kami bertanya: wahai Rasulullah, bagaimana menurut baginda tentang satu hari yang seperti satu tahun, cukupkah bagi kami shalat sehari? Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa Salam menjawab: Tidak, tapi perkirakanlah untuknya." Berkata An Nawwas: Kami bertanya: Wahai Rasulullah, bagaimana kecepatannya di bumi? Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa Salam menjawab: Seperti hujan yang diterbangkan angin lalu ia mendatangi kaum lalu menyeru mereka, mereka mendustakannya dan mereka membalikkan kata-katanya, ia meninggalkan mereka lalu ia diikuti oleh harta-harta mereka hingga mereka tidak lagi memiliki apa pun, setelah itu ia mendatangi kaum dan menyeru mereka, mereka menerimanya, ia memerintahkan langit agar menurunkan hujan, langit lalu menurunkan hujan, ia memerintahkan bumi agar mengeluarkan tumbuh-tumbuhan, bumi lalu mengeluarkan tumbuh-tumbuhan, lalu binatang ternak mereka pulang dengan punuk yang panjang, lambung yang lebar dan kantong susu yang berisi, lalu dajjal mendatangi perkampungan yang tinggal puing-puing dan berkata kepadanya: "Keluarkan harta simpananmu lalu dajjal meninggalkannya dan kekayaan-kekayaan bumi mengikutinya seperti ratu lebah lalu ia memanggil seorang pemuda belia, ia menebasnya dengan pedang lalu memutusnya menjadi dua bagian lalu memanggilnya, dan anak muda itu tiba-tiba bisa datang wajahnya yang berseri-seri seraya tertawa, saat ia seperti itu, tiba-tiba 'Isa putra Maryam turun di sebelah timur Damaskus di menara putih dengan mengenakan dua baju bercelup minyak za'faran seraya meletakkan kedua tangannya diatas sayap dua malaikat, bila ia menundukkan kepala, air menetes dan bila ia mengangkat kepala keringat bercucuran seperti mutiara." Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa Salam bersabda: "Tidaklah seorang mencium bau nafasnya melainkan pasti meninggal dunia dan bau nafasnya sejauh matanya memandang." Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa Salam bersabda: "'Isa mencari Dajjal hingga menemuinya di pintu Ludd lalu membunuhnya." Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa Salam bersabda: "Ia juga tinggal lama hingga Allah mewahyukan padanya agar menggiring manusia ke Thursina karena Aku telah menempatkan hamba-hambaKu yang tidak seorang pun bisa memeranginya." Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa Salam bersabda: "Allah mengirim Ya'juj dan Ma'juj, mereka seperti yang difirmankan: "Dari benteng-benteng tinggi mereka turun dengan cepat." (QS. Al-Anbiya' 96), Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa Salam bersabda: "Lalu yang terdepan melintasi danau Thabariyah dan minum kemudian yang belakang melintasi, ia berkata: Tadi disini ada airnya. Mereka berjalan hingga sampai gunung Baitul Maqdis, mereka berkata: Kami telah membunuh orang-orang yang ada di bumi, ayo kita bunuh yang ada di langit. Mereka pun melesakkan panah mereka ke langit lalu Allah membalikkan panah mereka bermerah darah. 'Isa putra Maryam dan para sahabatnya terkepung hingga kepala kerbau saat itu lebih baik bagi salah seorang dari mereka dari pada seratus dinar milik salah seorang dari kalian hari ini lalu 'Isa putra Maryam dan para sahabatnya berdoa kepada Allah." Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa Salam bersabda: "Lalu Allah mengutus cacing di leher mereka lalu mereka mati seperti matinya satu jiwa, lalu 'Isa dan para sahabatnya datang, tidak ada satu sejengkal tempat pun melainkan telah dipenuhi oleh bangkai dan bau busuk darah mereka." Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa Salam bersabda: "Lalu 'Isa dan para sahabatnya berdoa kepada Allah lalu Allah mengirim burung seperti leher unta." Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa Salam bersabda: "Burung itu membawa mereka dan melemparkan mereka lubang tanah, kaum muslimin menjadikan panah, anak panah dan wadah panah mereka sebagai bahan bakar selama tujuh tahun." Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa Salam bersabda: "Lalu Allah mengirim hujan kepada mereka, tidak ada rumah dari bulu atau rumah dari tanah yang menghalangi turunnya hujan." Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa Salam bersabda: "Hujan itu membasuh bumi dan meninggalkan genangan dimana-mana." Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa Salam bersabda: "Setelah itu dikatakan kepada bumi: Keluarkan buah-buahanmu dan kembalikan berkahmu. Saat itu sekelompok manusia memakan delima, mereka menjadikan kulitnya sebagai tempat berteduh, susu diberkahi hingga sekelompok manusia mencukupkan diri dengan unta perahan, satu kabilah mencukupkan diri dengan sapi perahan dan beberapa kerabat mencukupkan diri dengan kambing perahan. Saat mereka seperti itu, tiba-tiba Allah Subhaanahu wa Ta'ala mengirim angin lalu mencabut nyawa setiap orang mu`min dan orang-orang yang masih ada melakukan hubungan badan secara tenang-terangan seperti keledai kawin. Maka atas mereka itulah kiamat terjadi." Berkata Abu Isa: hadits ini hasan shahih gharib, kami hanya mengetahuinya dari hadits Abdurrahman bin Yazid bin Jabir

abudawud:4321Sunan Abu DawudSahihSahih

Telah menceritakan kepada kami [Shafwan bin Shalih Ad Dimasyqi Al Mu'adzdzin] berkata, telah menceritakan kepada kami [Al Walid] berkata, telah menceritakan kepada kami [Ibnu Jabir] berkata, telah menceritakan kepadaku [Yahya bin Jabir Ath Tha`i] dari ['Abdurrahman bin Jubair bin Nufair] dari [Bapaknya] dari [An Nawwas bin Sam'an Al Kilabi] ia berkata, "Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam menyebutkan tentang Dajjal, beliau bersabda: "Jika saat Dajjal keluar aku masih bersama kalian maka akulah yang akan melindungi kalian darinya. Namun jika ia keluar dan aku tidak lagi bersama kalian, maka setiap orang harus melindungi dirinya sendiri. Allah adalah pelindung bagiku dan setiap muslim. Barangsiapa dari kalian berjumpa dengannya, hendaklah ia bacakan awal surat Al Kahfi, sebab itu akan melindungi kalian dari fitnahnya." Kami lalu bertanya, "Berapa lama ia akan tinggal di bumi?" beliau menjawab: "Empat puluh hari. Satu hari seakan setahun, dan sehari seakan sebulan, dan sehari seakan sepekan dan hari-harinya dia sama sebagaimana hari-hari kalian." Kami bertanya lagi, "Wahai Rasulullah, pada hari yang seakan satu tahun, apakah shalat kami akan mencukupi untuk waktu sehari semalam?" beliau menjawab: "Tidak, namun sesuaikanlah (setiap waktu shalat). Kemudian Isa putera Maryam akan turun di sisi menara putih, sebelah timur kota Damaskus. Lalu ia menemukan Dajjal di pintu Lud (sebuah tempat di dekat Baitul Maqdis), lantas ia pun membunuhnya." Telah menceritakan kepada kami [Isa bin Muhammad] berkata, telah menceritakan kepada kami [Dhamrah] dari [Asy Syaibani] dari [Amru bin Abdullah] dari [Abu Umamah] dari Nabi shallallahu 'alaihi wasallam, sebagaimana dalam hadits tersebut. Lalu beliau menyebutkan beberapa shalat seperti makna dalam hadits tersebut

bukhari:5902Sahih al-Bukhari

Telah menceritakan kepada kami [Abdullah bin Yusuf] telah mengabarkan kepada kami [Malik] dari [Nafi'] dari [Abdullah bin Umar] radliallahu 'anhuma bahwa Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Di saat saya tengah bermimpi pada malam hari di dekat Ka'bah saya melihat seorang laki-laki yang berkulit sawo matang, berperawakan sangat rupawan yang pernah saya lihat dari seorang laki-laki dan berambut lurus, dipapah dua orang laki-laki atau berada di antara dua pundak laki-laki dan rambutnya meneteskan air, tengah thawaf di Ka'bah, Saya bertanya, 'Siapa orang ini? ' di beritahukan, 'Ibnu Maryam.' Tiba-tiba ada seorang lelaki berambut keriting, dan buta mata kanannya, seolah-olah matanya seperti buah anggur yang menjorok. Lalu Saya bertanya, 'Siapakah orang ini? ' diberitahukan; 'Ad Dajjal

muslim:6135Sahih Muslim

Telah menceritakan kepadaku [Abu Ath Thahir] Telah mengabarkan kepada kami [Ibnu Wahab] Telah menceritakan kepadaku [Amru bin Al Harits] Bahwa [Abu Yunus Sulaim] -budak- dari Abu Hurairah menceritakan kepadanya, dari [Abu Hurairah] dari Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam beliau bersabda: "Setiap anak Adam akan disentuh syetan ketika dia dilahirkan, kecuali Maryam dan anaknya (Isa)