Qaaf

Ayat 12

سُورَةُ قٓ

كَذَّبَتْ قَبْلَهُمْ قَوْمُ نُوحٍۢ وَأَصْحَٰبُ ٱلرَّسِّ وَثَمُودُ

Sebelum mereka telah mendustakan (pula) kaum Nuh dan penduduk Rass dan Tsamud,

Surah Qaaf (The letter Qaaf)Ayat 12 dari 45

Tafsir Ibn Kathir

Reminding the Quraysh of the Destruction of earlier Disbelieving Nations

Allah the Exalted warns the disbelievers of Quraysh and reminds them of the punishment and painful torment that He sent in this life on their likes, who disbelieved before them. For instance, Allah the Exalted punished the people of Nuh by drowning them in the encompassing flood that touched all the people of earth. There is also the end that struck the people of Ar-Rass, and we mentioned their story before in Surat Al-Furqan,

وَثَمُودُوَعَادٌ وَفِرْعَوْنُ وَإِخْوَنُ لُوطٍ

(...and Thamud, and `Ad, and Fir`awn, and the brethren of Lut,) the people of Sadum (Sodom) and the surrounding areas, to whom Lut was sent. Allah the Exalted shook the earth beneath them and turned their area into a reeking lake, as stinking as the disbelief, tyranny and defiance of the Truth that they had,

وَأَصْحَـبُ الاٌّيْكَةِ

(And the Dwellers of Al-Aykah), they are the nation of Shu`ayb, peace be upon him,

وَقَوْمُ تُّبَّعٍ

(and the people of Tubba`), King of Yemen; we explained his story in the Tafsir of Surat Ad-Dukhan, and therefore, we do not need to repeat it here. All praise is due to Allah.

كُلٌّ كَذَّبَ الرُّسُلَ

(Everyone of them denied (their) Messengers,) means, all of these nations and their generations belied their respective Messenger, and whoever denies even one Messenger, is as if he has denied all Messengers. Allah the Exalted and Most Honored said,

كَذَّبَتْ قَوْمُ نُوحٍ الْمُرْسَلِينَ

(The people of Nuh denied the Messengers.)(26:105) even though only one Messenger was sent to them, and indeed, if all the Messengers were sent to them, they would have disbelieved in them as well. Allah said,

فَحَقَّ وَعِيدِ

(so My threat took effect.) meaning, the promise of torment and punishment that Allah delivered to them on account of their denial took effect. Therefore, all those who fear suffering the same end should be warned, especially since the latter have denied their Messenger, just as the former denied their Messenger.

Repeating the Creation is Easier than originating It

Allah the Exalted said,

أَفَعَيِينَا بِالْخَلْقِ الاٌّوَّلِ

(Were We then tired with the first creation) meaning, `did starting the creation bring fatigue to Us, so as to cause doubt in them that repeating the creation was not possible'

بَلْ هُمْ فِى لَبْسٍ مِّنْ خَلْقٍ جَدِيدٍ

(Nay, they are in confused doubt about a new creation.) meaning, `starting the creation did not tire Us, and repeating it is even easier.' Allah the Exalted and Most Honored said,

وَهُوَ الَّذِى يَبْدَأُ الْخَلْقَ ثُمَّ يُعِيدُهُ وَهُوَ أَهْوَنُ عَلَيْهِ

(And He it is Who originates the creation, then He will repeat it; and this is easier for Him.)(30:27), and,

وَضَرَبَ لَنَا مَثَلاً وَنَسِىَ خَلْقَهُ قَالَ مَن يُحىِ الْعِظَـمَ وَهِىَ رَمِيمٌ
قُلْ يُحْيِيهَا الَّذِى أَنشَأَهَآ أَوَّلَ مَرَّةٍ وَهُوَ بِكُلّ خَلْقٍ عَلِيمٌ-

(And he puts forth for Us a parable, and forgets his own creation. He says: "Who will give life to these bones after they are rotten and have become dust" Say: "He will give life to them Who created them for the first time! And He is the All-Knower of every creation!")(36:78-79) aWe mentioned earlier a Hadith collected in the Sahih,

«يَقُولُ اللهُ تَعَالَى يُؤْذِينِي ابْنُ آدَمَ يَقُولُ: لَنْ يُعِيدَنِي كَمَا بَدَأَنِي. وَلَيْسَ أَوَّلُ الْخَلْقِ بِأَهْوَنَ عَلَيَّ مِنْ إِعَادَتِه»

(Allah the Exalted said, "Son of `Adam insults Me when he says, `He will not resurrect me as He created me before!' But surely, originating creation is not easier for Me than reproducing it again.")

Hadits Terkait

tirmidhi:3257Jami' at-TirmidhiSahihSahih

Telah menceritakan kepada kami [Abdurrahman bin Al Aswad Abu Amru Al Bashri] telah menceritakan kepada kami [Muhammad bin Rabi'ah] dari [Ibnu Juraij] dari [Atho`] dari [Aisyah] radliallahu 'anhaa berkata: Bila nabi Shallallahu 'alaihi wa Salam melihat awan yang dikiranya akan membawa hujan, beliau mondar-mandir (karena gelisah atau takut) dan bila awan sudah benar-benar menurunkan hujan, ketakutan dan kekhawatiran itu pun hilang. Aisyah berkata: Aku bertanya kepada beliau lalu beliau menjawab: "Aku tidak tahu, mungkin itu seperti yang difirmankan Allah Ta'ala: 'Maka tatkala mereka melihat azab itu berupa awan yang menuju ke lembah-lembah mereka, berkatalah mereka: "Inilah awan yang akan menurunkan hujan kepada kami, bahkan itulah siksa yang kalian minta disegerakan, yaitu angin yang berisi siksa yang pedih." (Al Ahqaaf: 24) Abu Isa berkata: Hadits ini hasan

tirmidhi:3272Jami' at-TirmidhiSahihSahih

Telah menceritakan kepada kami [Abdu bin Humaid] telah menceritakan kepada kami [Yunus bin Muhammad] telah menceritakan kepada kami [Syaiban] dari [Qatadah] telah menceritakan kepada kami [Anas bin Malik] bahwa nabi Allah Shallallahu 'alaihi wa Salam bersabda: "Jahanam senantiasa berkata: 'Masihkah ada tambahan?" (Qaaf: 30) hingga Rabbul 'Izzah meletakkan kakiNya didalamnya, jahanam berkata: Cukup, cukup demi kemuliaanMu. Sebagaiannya dihimpun pada yang lain." Abu Isa berkata: Hadits ini hasan shahih gharib melalui sanad ini dari Abu Hurairah

bukhari:4851Sahih al-Bukhari

Telah menceritakan kepada kami [Ishaq bin Ibrahim] dari [Jarir] dari [Ismail] dari [Qais bin Abu Hazim] dari [Jarir bin Abdullah] dia berkata; "Ketika kami duduk-duduk di sisi Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam di malam hari ke empat belas, beliau melihat bulan, kemudian bersabda: "Sesungguhnya kalian akan melihat Rabb kalian sebagaimana kalian melihat bulan ini. Kalian tidak akan kesulitan (ragu) ketika melihatnya. Jika kalian mampu untuk tidak ketinggalan shalat sebelum terbitnya fajar dan sebelum terbenamnya matahari maka lakukanlah." Kemudian beliau membaca: "Dan bertasbihlah dengan memuji Rabbmu, sebelum terbit matahari dan terbenamnya." (Qaaf:)

bukhari:7384Sahih al-Bukhari

Telah menceritakan kepada kami [Ibn Abu Al Aswad] telah menceritakan kepada kami [Harami] telah menceritakan kepada kami [Syu'bah] dari [Qatadah] dari [Anas] dari Nabi shallallahu 'alaihi wasallam, beliau bersabda: "Terus saja -penghuninya- dimasukkan ke dalam Neraka." (dalam jalur lain disebutkan) Dan telah berkata kepadaku [Khalifah] telah menceritakan kepada kami [Yazid bin Zurai'] telah menceritakan kepada kami [Sa'id] dari [Qatadah] dari [Anas] dan dari [Mu'tamir] aku mendengar [bapakku] dari [Qatadah] dari [Anas] dari Nabi shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Terus saja -penghuninya- dimasukkan ke dalam Neraka '(sehingga ia berkata 'Masih adakah tambahan?" (Qs. Qaaf: 30), hingga Allah Rabbul 'alamin meletakkan telapak kaki-Nya sehingga satu sama lain saling berdesak-desakan, hingga neraka berkata, 'Cukup-cukup' demi kemuliaan dan kehormatan-Mu. Sedangkan surga masih saja terlalu longgar sehingga Allah menciptakan makhluk baru dan meletakkan mereka ke dalam surga yang masih senggang

bukhari:7449Sahih al-Bukhari

Telah menceritakan kepada kami [Ubaidullah bin Sa'd bin Ibrahim] telah menceritakan kepada kami [Ya'qub] telah menceritakan kepada kami [Ayahku] dari [Shalih bin Kisan] dari [Al A'raj] dari [Abu Hurairah] dari Nabi shallallahu 'alaihi wasallam, beliau bersabda: "Surga dan neraka saling berselisih kepada Tuhan keduanya, surga berkata, 'Wahai Tuhan, mengapa aku tak dimasuki selain orang-orang lemah dan rakyat jelata? ' Sedang neraka berkata, 'Mengapa aku dikhususkan untuk orang-orang yang sombong? ' Allah ta'ala menjawab surga: "Engkau adalah rahmat-Ku", dan Allah berfirman kepada neraka, 'Engkau adalah Siksa-Ku, yang Aku timpakan kepada siapa saja yang Aku kehendaki, dan masing-masing diantara kalian berdua harus dipenuhi.' Nabi bersabda: "Adapun surga sesungguhnya Allah tidak menzhalimi satupun dari makhluk-Na, dan Allah akan memenuhi neraka dengan siapa saja yang dikehendaki-Nya, lantas mereka dilempar ke dalamnya '(neraka berkata, 'Masihkah ada tambahan) ' (QS. Qaaf ayat: 30) -beliau mengulanginya tiga kali-, kemudian Allah meletakkan telapak kakinya sehingga neraka menjadi penuh, sebagian satu dengan sebagian yang lain saling berhimpitan, neraka pun berkata, 'cukup, cukup, sukup