وَقَالَ قَرِينُهُۥ هَٰذَا مَا لَدَىَّ عَتِيدٌ
Dan yang menyertai dia berkata: "Inilah (catatan amalnya) yang tersedia pada sisiku".
Tafsir Ibn Kathir
The Angel will bear Witness; Allah commands that the Disbeliever be thrown into the Fire
Allah the Exalted states that the scribe angel, who is entrusted with recording the deeds of mankind, will testify against him or her about the deeds he or she did on the Day of Resurrection. He will say,
("Here is (his record) ready with me!"), here it is prepared and completed without addition or deletion. This is when Allah the Exalted will judge the creation with fairness, saying,
(Both of you throw into Hell every stubborn disbeliever.) It appears that Allah will say these words to the Sa'iq and Shahid angels; the Sa'iq drove him to the grounds where Reckoning is held and the Shahid testified. Allah the Exalted will order them to throw him in the fire of Jahannam, and worse it is as a destination,
(Both of you throw into Hell every stubborn disbeliever.) meaning, whose disbelief and denial of truth was horrendous, who used to stubbornly reject the truth, knowingly contradicting it with falsehood,
(Hinderer of good,) meaning for he did not fulfill the duties he was ordered, nor was he dutiful, keeping ties to kith and kin nor giving charity,
(transgressor,) meaning, he transgresses the limits in spending. Qatadah commented, "He is a transgressor in his speech, behavior and affairs." Allah said,
(doubter,) meaning, he doubts and raises doubts in those who scrutinize his behavior,
(who set up another god with Allah.) meaning, he associated others with Allah and worshipped others besides Him,
(Then both of you cast him in the severe torment.) Imam Ahmad recorded that Abu Sa`id Al-Khudri said that the Prophet said,
(A neck from the Fire will appear and will speak saying, "Today, I have been entrusted with three: Every obstinate tyrant, everyone who ascribed another god with Allah, and he who took a life without right." The neck will then close in on them and throw them in the midst of Jahannam.)"
Man and Devil dispute before Allah
Allah's saying;
(His companion will say), refers to the devil who is entrusted to every man, according to `Abdullah bin `Abbas, Mujahid, Qatadah and several othes. He will say,
(Our Lord! I did not push him to transgression,) meaning, the devil will say this about the human who came on the Day of Resurrection as a disbeliever. The devil will disown him, saying,
(Our Lord! I did not push him to transgression) meaning, "I did not lead him astray,"
(but he was himself in error far astray.) meaning, he himself was misguided, accepting falsehood and stubborn to the truth. Allah the Exalted and Most Honored said in another Ayah,
(And Shaytan will say when the matter has been decided: "Verily, Allah promised you a promise of truth. And I too promised you, but I betrayed you. I had no authority over you except that I called you, and you responded to me. So blame me not, but blame yourselves. I cannot help you, nor can you help me. I deny your former act in associating me as a partner with Allah. Verily, there is a painful torment for the wrongdoers.") (14:22) Allah the Exalted said,
((Allah) will say: "Dispute not in front of Me.") The Lord, the Exalted and Most Honored will say this to the man and his devil companion, who will be disputing before Him. The man will say, "O, Lord! This devil has misguided me away from the Remembrance after it came to me," while the devil will declare,
(Our Lord! I did not push him to transgression, but he was himself in error far astray.) from the path of truth. The Lord, the Exalted and Most Honored will say to them,
(Dispute not in front of Me,) or `before Me,'
(I had already in advance sent you the threat.) `I have given you sufficient proof by the words of the Messengers, and I have sent down the Divine Books; the evidences, signs and proofs have thus been established against you,'
(The Sentence that comes from Me cannot be changed, ) "I have made My decision," according to the explanation of Mujahid,
(And I am not unjust to the servants.) `I will not punish anyone, except on account of their sins after the proof has been established against them.'
Hadits Terkait
Telah menceritakan kepada kami [Ibn Abu Al Aswad] telah menceritakan kepada kami [Harami] telah menceritakan kepada kami [Syu'bah] dari [Qatadah] dari [Anas] dari Nabi shallallahu 'alaihi wasallam, beliau bersabda: "Terus saja -penghuninya- dimasukkan ke dalam Neraka." (dalam jalur lain disebutkan) Dan telah berkata kepadaku [Khalifah] telah menceritakan kepada kami [Yazid bin Zurai'] telah menceritakan kepada kami [Sa'id] dari [Qatadah] dari [Anas] dan dari [Mu'tamir] aku mendengar [bapakku] dari [Qatadah] dari [Anas] dari Nabi shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Terus saja -penghuninya- dimasukkan ke dalam Neraka '(sehingga ia berkata 'Masih adakah tambahan?" (Qs. Qaaf: 30), hingga Allah Rabbul 'alamin meletakkan telapak kaki-Nya sehingga satu sama lain saling berdesak-desakan, hingga neraka berkata, 'Cukup-cukup' demi kemuliaan dan kehormatan-Mu. Sedangkan surga masih saja terlalu longgar sehingga Allah menciptakan makhluk baru dan meletakkan mereka ke dalam surga yang masih senggang
Telah menceritakan kepada kami [Ubaidullah bin Sa'd bin Ibrahim] telah menceritakan kepada kami [Ya'qub] telah menceritakan kepada kami [Ayahku] dari [Shalih bin Kisan] dari [Al A'raj] dari [Abu Hurairah] dari Nabi shallallahu 'alaihi wasallam, beliau bersabda: "Surga dan neraka saling berselisih kepada Tuhan keduanya, surga berkata, 'Wahai Tuhan, mengapa aku tak dimasuki selain orang-orang lemah dan rakyat jelata? ' Sedang neraka berkata, 'Mengapa aku dikhususkan untuk orang-orang yang sombong? ' Allah ta'ala menjawab surga: "Engkau adalah rahmat-Ku", dan Allah berfirman kepada neraka, 'Engkau adalah Siksa-Ku, yang Aku timpakan kepada siapa saja yang Aku kehendaki, dan masing-masing diantara kalian berdua harus dipenuhi.' Nabi bersabda: "Adapun surga sesungguhnya Allah tidak menzhalimi satupun dari makhluk-Na, dan Allah akan memenuhi neraka dengan siapa saja yang dikehendaki-Nya, lantas mereka dilempar ke dalamnya '(neraka berkata, 'Masihkah ada tambahan) ' (QS. Qaaf ayat: 30) -beliau mengulanginya tiga kali-, kemudian Allah meletakkan telapak kakinya sehingga neraka menjadi penuh, sebagian satu dengan sebagian yang lain saling berhimpitan, neraka pun berkata, 'cukup, cukup, sukup
Telah menceritakan kepada kami [Muhammad bin Ash Shabbah] berkata, telah memberitakan kepada kami [Sufyan] dari [Dlamrah bin Sa'id] dari [Ubaidullah bin Abdullah] berkata, "Pada hari ied Umar keluar, lalu ia mengutus utusan kepada Abu Waqid untuk menanyakan surat apa yang dibaca Nabi shallallahu 'alaihi wasallam di hari ied. [Abu Waqid berkata], "Beliau membaca QAAF dan WAQTARABAT
Telah menceritakan kepada kami ['Abbad bin Musa] telah mengabarkan kepada kami [Isma'il bin Ja'far] dari [Isra`il] dari [Abu Ishaq] dari ['Alqomah] dan [Al Aswad] keduanya berkata; seorang laki-laki datang kepada [Ibnu Mas'ud] seraya berkata; "Aku biasa membaca Al Mufashal (dari surat Qaaf atau Al Hujurat sampai an Naas) dalam satu raka'at." Maka Ibnu Mas'ud berkata; "Apakah membaca al Qur'an itu seperti melantunkan sya'ir atau prosa prosa tentang runtuhnya kurma dari pohonnya? Padahal Nabi shallallahu 'alaihi wasallam biasa membaca surat-surat yang sepadan, dua surat dalam satu raka'at, yaitu An Najm dan Ar Rahman dalam satu raka'at."Iqtarabat" dan "Al Haqqah" dalam satu raka'at."At Thur" dan "Adz Dzariyat" dalam satu raka'at."Idza Waqa'at" dan "Nuun" dalam satu raka'at."sa`ala saa`ilu" dan "wan naazi'aati" dalam satu raka'at."wailul lil muthaffifin" dan "abasa" dalam satu raka'at."Al Mudattsir" dan "Al Muzammil" dalam satu raka'at."Hal attaa" dan "Laa uqsimu bi yaumil Qiyaamah" dalam satu raka'at."Amma yatasaa`alun" dan "Wal mursalaati" dalam satu raka'at."Ad dukhaan" dan "Idzas syamsu kuwwirat" dalam satu raka'at." Abu Daud berkata; "Ini adalah tulisan Ibnu Mas'ud rahimahullah
Telah menceritakan kepada kami [Muhammad bin Abdurrahim bin Al Buraqi] telah menceritakan kepada kami [Ibnu Abu Maryam] telah mengabarkan kepada kami [Nafi' bin Yazid] dari [Al Harits bin Sa'id Al 'Utaqi] dari [Abdullah bin Munain] dari Bani Abdul Kulal, dari ['Amru bin Al 'Ash] bahwa Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam pernah membacakan untuknya lima belas ayat sajadah dalam Al Qur'an, di antaranya tiga ayat terdapat dalam surat Al Mufashal (dari surat Qaaf atau Al Hujurat sampai an naas), dan dalam surat Al Hajj dua ayat sajadah." Abu Daud berkata; "di riwayatkan dari Abu Darda` dari Nabi shallallahu 'alaihi wasallam terdapat sebelas ayat sajadah, sedangkan sanadnya lemah