رَبَّنَا وَٱبْعَثْ فِيهِمْ رَسُولًۭا مِّنْهُمْ يَتْلُوا۟ عَلَيْهِمْ ءَايَٰتِكَ وَيُعَلِّمُهُمُ ٱلْكِتَٰبَ وَٱلْحِكْمَةَ وَيُزَكِّيهِمْ ۚ إِنَّكَ أَنتَ ٱلْعَزِيزُ ٱلْحَكِيمُ
Ya Tuhan kami, utuslah untuk mereka sesorang Rasul dari kalangan mereka, yang akan membacakan kepada mereka ayat-ayat Engkau, dan mengajarkan kepada mereka Al Kitab (Al Quran) dan Al-Hikmah (As-Sunnah) serta mensucikan mereka. Sesungguhnya Engkaulah yang Maha Kuasa lagi Maha Bijaksana.
Tafsir Ibn Kathir
Ibrahim's Supplication that Allah sends the Prophet
Allah mentioned Ibrahim's supplication for the benefit of the people of the Sacred Area (to grant them security and provision), and it was perfected by invoking Allah to send a Messenger from his offspring. This accepted supplication, from Ibrahim, conformed with Allah's appointed destiny that Muhammad be sent as a Messenger among the Ummiyyin and to all non-Arabs, among the Jinns and mankind.
Hence, Ibrahim was the first person to mention the Prophet to the people. Ever since, Muhammad ﷺ was known to the people, until the last Prophet was sent among the Children of Israel, Jesus the son of Mary, who mentioned Muhammad by name. Jesus addressed the Children of Israel saying,
إِنِّى رَسُولُ اللَّهِ إِلَيْكُم مُّصَدِّقاً لِّمَا بَيْنَ يَدَىَّ مِنَ التَّوْرَاةِ وَمُبَشِّراً بِرَسُولٍ يَأْتِى مِن بَعْدِى اسْمُهُ أَحْمَدُ
(I am the Messenger of Allah unto you, confirming what is before me in the Tawrah, and giving glad tidings of a Messenger to come after me, whose name shall be Ahmad) (61:6)
This is why the Prophet said ,
«دَعْوَةُ أَبِي إِبْرَاهِيمَ وَبُشْرَى عِيسَى ابْنِ مَرْيَم»
(The supplication of my father Ibrahim and the glad tidings brought forth by Jesus the son of Mary.)
The Prophet said,
«وَرَأَتْ أُمِّي أَنَّهُ خَرَجَ مِنْهَا نُورٌ أَضَاءَتْ لَهُ قُصُورُ الشَّام»
(My mother saw a light that went out of her and radiated the palaces of Ash-Sham.)
It was said that the Prophet's mother saw this vision when she was pregnant with, narrated this vision to her people, and the story became popular among them. The light mentioned in the Hadith appeared in Ash-Sham (Greater Syria), testifying to what will later occur when the Prophet's religion will be firmly established in Ash-Sham area. This is why by the end of time, Ash-Sham will be a refuge for Islam and its people. Also, Jesus the son of Mary will descend in Ash-Sham, next to the eastern white minaret in Damascus. The Two Sahihs stated,
«لَا تَزَالُ طَائِفَةٌ مِنْ أُمَّتِي ظَاهِرِينَ عَلَى الْحَقِّ لَا يَضُرُّهُمْ مَنْ خَذَلَهُمْ وَلَا مَنْ خَالَفَهُمْ حَتَّى يَأْتِيَ أَمْرُ اللهِ وَهُمْ كَذَلِك»
وفي صحيح البخاري
«وَهُمْ بالشَّام»
(There will always be a group of my Ummah who will be on the truth, undeterred by those who fail or oppose them, until the command of Allah comes while they are on this.)
Al-Bukhari added in his Sahih, (And they will reside in Ash-Sham.)
The Meaning of Al-Kitab wal-Hikmah
Allah said,
وَيُعَلِّمُهُمُ الْكِتَـبَ
(and instruct them in the Book) meaning, Al-Qur'an,
وَالْحِكْــمَةِ
(and Al-Hikmah) meaning, the Sunnah, as Al-Hasan, Qatadah, Muqatil bin Hayyan and Abu Malik asserted. It was also said that `Al-Hikmah', means `comprehension in the religion', and both meanings are correct. `Ali bin Abi Talhah said, that Ibn `Abbas said that,
وَيُزَكِّيهِمْ
(and purify them) means, "With the obedience of Allah."
إِنَّكَ أَنتَ العَزِيزُ الحَكِيمُ
(Verily, You are the Mighty, the Wise).
This Ayah stated that Allah is able to do anything, and nothing escapes His ability. He is Wise in His decisions, His actions, and He puts everything in its rightful place due to His perfect knowledge, wisdom and justice.
Hadits Terkait
Dan dengan sanad ini (Yaitu; Telah menceritakan kepada kami ['Abd bin Humaid] telah mengabarkan kepada kami [Abdurrazzaq] dari [Ma'mar] dari [Hammam bin Munabbih] dari [Abu Hurairah]) dari Nabi shallallahu 'alaihi wasallam: "Lalu orang-orang yang zhalim mengganti perintah dengan (mengerjakan) yang tidak diperintahkan kepada mereka." QS Al-Baqarah: 59, Beliau bersabda: "Mereka berkata; biji dalam rambut." Abu Isa berkata; Hadits ini hasan shahih
Telah menceritakan kepada kami ['Abd bin Humaid] telah mengabarkan kepada kami [Yazid bin Harun] telah mengabarkan kepada kami [Abdul Malik bin Abu Sulaiman] ia berkata; Aku mendengar [Sa'id bin Jubair] menceritakan dari [Ibnu Umar] ia berkata; Nabi shallallahu 'alaihi wasallam pernah shalat sunnah di atas kendaraan beliau kemana pun kendaraan beliau menghadap, ketika itu beliau pergi dari Makkah menuju Madinah. Setelah itu Ibnu Umar membaca ayat ini: "Dan kepunyaan Allah-lah timur dan barat." QS Al-Baqarah: 115. Ibnu Umar berkata; "Berkenaan dengan peristiwa itulah, ayat ini turun." Abu Isa berkata; Hadits ini hasan shahih. Diriwayatkan dari Qatadah, ia berkata tentang ayat ini: Dan kepunyaan Allah-lah timur dan barat, maka kemanapun kamu menghadap di situlah wajah Allah." QS Al-Baqarah: 115 Qatadah berkata; Ayat ini mansukhah, dinasakh dengan firman Allah, "Palingkanlah mukamu ke arah Masjidil Haram." QS Al-Baqarah: 144 yaitu arahnya. Telah menceritakan kepada kami yang demikian itu Muhammad bin Abdul Malik bin Abu Asy Syawarib, telah menceritakan kepada kami Yazid bin Zurai' dari Sa'id dari Qatadah. Dan diriwayatkan pula dari Mujahid tentang ayat ini: "Maka kemanapun kamu menghadap, di situlah wajah Allah." QS Al-Baqarah: 115, ia berkata; "Di sanalah kiblat Allah." Telah menceritakan kepada kami seperti itu Muhammad bin Al Ala` telah menceritakan kepada kami Waki' dari An Nadlr bin Arabi dari Mujahid seperti itu
Telah menceritakan kepada kami [Mahmud bin Ghailan] telah menceritakan kepada kami [Waki'] telah menceritakan kepada kami [Asy'ats As Samman] dari ['Ashim bin 'Ubaidullah] dari [Abdullah bin 'Amir bin Rabi'ah] dari [Ayahnya] ia berkata; Kami bersama Nabi shallallahu 'alaihi wasallam dalam suatu perjalanan di malam yang gelap, kami tidak tahu mana kiblat, masing-masing dari kami shalat menghadap sesuai arahnya. Di pagi harinya, kami menceritakan hal itu kepada Nabi shallallahu 'alaihi wasallam, lalu turunlah ayat: "Maka kemanapun kamu menghadap di situlah wajah Allah." QS Al-Baqarah:
Telah menceritakan kepada kami [Ahmad bin Mani'] telah menceritakan kepada kami [Husyaim] telah mengabarkan kepada kami [Humaid Ath Thawil] dari [Anas] ia berkata; [Umar bin Al Khaththab] radliallahu 'anhu berkata; Aku berkata kepada Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam; "Andai anda menjadikan sebagaian maqam untuk tempat shalat." Kemudian turunlah ayat: "Dan jadikanlah sebahagian maqam Ibrahim tempat shalat." QS Al-Baqarah: 125. Abu Isa berkata; Hadits ini hasan shahih. Dalam hal ini, ada hadits serupa dari Ibnu Umar
Telah menceritakan kepada kami [Ahmad bin Mani'] telah menceritakan kepada kami [Abu Muawiyah] telah menceritakan kepada kami [Al A'masy] dari [Abu Shalih] dari [Abu Sa'id] dari Nabi shallallahu 'alaihi wasallam tentang firman Allah: "Dan demikian (pula) Kami telah menjadikan kamu (umat Islam), umat yang adil dan pilihan agar kamu menjadi saksi atas (perbuatan) manusia." QS Al-Baqarah: 143, beliau bersabda: "Adil." Abu Isa berkata; Hadits ini hasan shahih