An-Naml

Ayat 32

سُورَةُ النَّمۡلِ

قَالَتْ يَٰٓأَيُّهَا ٱلْمَلَؤُا۟ أَفْتُونِى فِىٓ أَمْرِى مَا كُنتُ قَاطِعَةً أَمْرًا حَتَّىٰ تَشْهَدُونِ

Berkata dia (Balqis): "Hai para pembesar berilah aku pertimbangan dalam urusanku (ini) aku tidak pernah memutuskan sesuatu persoalan sebelum kamu berada dalam majelis(ku)".

Surah An-Naml (The Ant)Ayat 32 dari 93

Tafsir Ibn Kathir

Bilqis consults with Her Chiefs

When she read Sulayman's letter to them and consulted with them about this news, she said:

يأَيُّهَا الْمَلأ أَفْتُونِى فِى أَمْرِى مَا كُنتُ قَـطِعَةً أَمْراً حَتَّى تَشْهَدُونِ

("O chiefs! Advise me in (this) case of mine. I decide no case till you are present with me.") meaning, `until you come together and offer me your advice.'

قَالُواْ نَحْنُ أُوْلُواْ قُوَّةٍ وَأُولُو بَأْسٍ شَدِيدٍ

(They said: "We have great strength, and great ability for war...") They reminded her of their great numbers, preparedness and strength, then they referred the matter to her and said:

وَالاٌّمْرُ إِلَيْكِ فَانظُرِى مَاذَا تَأْمُرِينَ

(but it is for you to command; so think over what you will command.) meaning, `we have the power and strength, if you want to go to him and fight him.' The matter is yours to decide, so instruct us as you see fit and we will obey. Ibn `Abbas said: "Bilqis said:

إِنَّ الْمُلُوكَ إِذَا دَخَلُواْ قَرْيَةً أَفْسَدُوهَا وَجَعَلُواْ أَعِزَّةَ أَهْلِهَآ أَذِلَّةً

(Verily, kings, when they enter a town, they destroy it and make the most honorable amongst its people the lowest.) And Allah said:

وَكَذلِكَ يَفْعَلُونَ

(And thus they do. ) Then she resorted to peaceful means, seeking a truce and trying to placate Sulayman, and said:

وَإِنِّى مُرْسِلَةٌ إِلَيْهِمْ بِهَدِيَّةٍ فَنَاظِرَةٌ بِمَ يَرْجِعُ الْمُرْسَلُونَ

(But verily, I am going to send him a present, and see with what the messengers return.) meaning, `I will send him a gift befitting for one of his status, and will wait and see what his response will be. Perhaps he will accept that and leave us alone, or he will impose a tax which we can pay him every year, so that he will not fight us and wage war against us.' Qatadah said: "May Allah have mercy on her and be pleased with her -- how wise she was as a Muslim and (before that) as an idolator! She understood how gift-giving has a good effect on people." Ibn `Abbas and others said: "She said to her people, if he accepts the gift, he is a king, so fight him; but if he does not accept it, he is a Prophet, so follow him."

Hadits Terkait

bukhari:3423Sahih al-Bukhari

Telah bercerita kepadaku [Muhammad bin Bassyar] telah bercerita kepada kami [Muhammad binJa'far] telah bercerita kepada kami [Syu'bah] dari [Muhammad bin Ziyad] dari [Abu Hurairah radliallahu 'anhu] dari Nabi shallallahu 'alaihi wasallam: "Sesungguhnya 'Ifrit dari bangsa jin baru saja menggangguku untuk memutuskan shalatku namun Allah menjadikan aku dapat menundukkannya lalu aku tangkap dan hendak mengikatnya pada tiang diantara tiang-tiang masjid hingga tiap orang dari kalian dapat melihatnya. Namun aku teringat akan do'a saudaraku, Nabi Sulaiman 'Alaihissalam; ("Ya Rabb, anugerahkanlah kepadaku kerajaan yang tidak akan dimiliki oleh seorangpun setelah aku"). (QS. Shad ayat 35). Maka kulepaskan kembali setan itu dalam keadaan hina. Kata 'Ifrit (dalam QS surat an-Naml ayat 39) digunakan untuk setiap orang yang membangkang (durhaka), baik dari kalangan manusia maupun jin. Timbangan kata 'Ifriit seperti kata "zibniyah" yang jamaknya zabaniyah". Sedang 'Ifriit, bentuk jamaknya 'Afaariit

bukhari:1371Sahih al-Bukhari

Telah menceritakan kepada kami ['Abdullah bin Muhammad] telah menceritakan kepada kami [Sufyan] dari [Hisyam bin 'Urwah] dari [Bapaknya] dari ['Aisyah radliallahu 'anha] berkata; Nabi Shallallahu'alaihiwasallam bersabda: "Mereka (kaum musyrikin yang terbunuh dalam perang Badar) telah mengetahui sekarang bahwa apa yang aku katakan (terbukti) benar dan Allah telah berfirman (QS An-Naml ayat 80 yang artinya): ("Sungguh kamu tidak akan dapat menjadikan orang yang sudah mati bisa mendengar)

nasai:2076Sunan an-Nasa'iSahihSahih

Telah mengabarkan kepada kami [Muhammad bin Adam] dia berkata; telah menceritakan kepada kami ['Abdah] dari [Hisyam] dari [bapaknya] dari [Ibnu 'Umar] bahwa Nabi shallallahu 'alaihi wasallam berdiri di atas sumur Badar, lalu bersabda: "Apakah kalian telah mendapatkan kebenaran dari apa yang dijanjikan Rabb kalian?" beliau bersabda lagi: " mereka sekarang benar-benar mendengar apa yang kukatakan kepada mereka." Lalu hal itu dilaporkan kepada [Aisyah], maka ia berkata, "Ibnu Umar salah atau lupa, hanya Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: ' Mereka sekarang mengetahui bahwa apa yang kukatakan kepada mereka adalah kebenaran.' Kemudian ia membaca firman Allah -Ta'ala-, 'kamu tidak dapat menjadikan orang-orang yang mati mendengar…'." (Qs. An-Naml 27: 80). Hingga ia membaca satu ayat tersebut