As-Sajda

Ayat 15

سُورَةُ السَّجۡدَةِ

إِنَّمَا يُؤْمِنُ بِـَٔايَٰتِنَا ٱلَّذِينَ إِذَا ذُكِّرُوا۟ بِهَا خَرُّوا۟ سُجَّدًۭا وَسَبَّحُوا۟ بِحَمْدِ رَبِّهِمْ وَهُمْ لَا يَسْتَكْبِرُونَ ۩

Sesungguhnya orang yang benar-benar percaya kepada ayat-ayat Kami adalah mereka yang apabila diperingatkan dengan ayat-ayat itu mereka segera bersujud seraya bertasbih dan memuji Rabbnya, dan lagi pula mereka tidaklah sombong.

Surah As-Sajda (The Prostration)Ayat 15 dari 30

Tafsir Ibn Kathir

The State of the People of Faith and Their Reward Allah states:

إِنَّمَا يُؤْمِنُ بِـَايَـتِنَا

(Only those believe in Our Ayat,) means, who accept them as true,

الَّذِينَ إِذَا ذُكِّرُواْ بِهَا خَرُّواْ سُجَّداً

(who, when they are reminded of them, fall down prostrate,) means, they listen to them and obey them in word and deed.

وَسَبَّحُواْ بِحَمْدِ رَبِّهِمْ وَهُمْ لاَ يَسْتَكْبِرُونَ

(and glorify the praises of their Lord, and they are not proud.) means, they are not too proud to follow them and submit to them, unlike the ignorant among the rebellious disbelievers. Allah says:

إِنَّ الَّذِينَ يَسْتَكْبِرُونَ عَنْ عِبَادَتِى سَيَدْخُلُونَ جَهَنَّمَ دَخِرِينَ

(Verily, those who scorn My worship, they will surely enter Hell in humiliation!) (40:60). Then Allah says:

تَتَجَافَى جُنُوبُهُمْ عَنِ الْمَضَاجِعِ

(Their sides forsake their beds,) meaning, they pray the voluntary night prayer and forego sleep and resting on a comfortable bed. Mujahid and Al-Hasan said that the Ayah

تَتَجَافَى جُنُوبُهُمْ عَنِ الْمَضَاجِعِ

(Their sides forsake their beds, ) refers to voluntary night prayer. Ad-Dahhak said, "It refers to Salat Al-`Isha' in congregation and Salat Al-Fajr in congregation.

يَدْعُونَ رَبَّهُمْ خَوْفاً وَطَمَعاً

(to invoke their Lord in fear and hope,) means, in fear of His punishment and in hope of His reward.

وَمِمَّا رَزَقْنَـهُمْ يُنفِقُونَ

(and they spend out of what We have bestowed on them.) means, they do both obligatory and supererogatory acts of worship. Their leader in this world and the Hereafter is the Messenger of Allah ﷺ. Imam Ahmad recorded that Mu`adh bin Jabal said, "I was with the Messenger of Allah ﷺ on a journey one morning, walking near him. I said, `O Prophet of Allah, tell me of a deed that will grant me admittance to Paradise and keep me away from Hell.' He said:

«لَقَدْ سَأَلْتَ عَنْ عَظِيمٍ وَإِنَّهَ لَيَسِيرٌ عَلَى مَنْ يَسَّرَهُ اللهُ عَلَيْهِ، تَعْبُدُ اللهَ وَلَا تُشْرِكُ بِهِ شَيْئًا، وَتُقِيمُ الصَّلَاةَ وَتُؤْتِي الزَّكَاةَ، وَتَصُومُ رَمَضَانَ، وَتَحُجُّ الْبَيْت»

(You have asked about something great, and it is easy for the one for whom Allah makes it easy. Worship Allah and do not associate anything with Him, establish regular prayer, pay Zakah, fast Ramadan and perform pilgrimage to the House.) Then he said:

«أَلَا أَدُلُّكَ عَلَى أَبْوَابِ الْخَيْرِ؟ الصَّومُ جُنَّةٌ، وَالصَّدَقَةُ تُطْفِىءُ الْخَطِيئَةَ، وَصَلَاةُ الرَّجُلِ فِي جَوْفِ اللَّيْل»

(Shall I not tell you of the gates of goodness Fasting is a shield, charity wipes out sin, and the prayer of a man in the depths of the night.) Then he recited:

تَتَجَافَى جُنُوبُهُمْ عَنِ الْمَضَاجِعِ

(Their sides forsake their beds,) until he reached

جَزَآءً بِمَا كَانُواْ يَعْمَلُونَ

(as a reward for what they used to do.) Then he said:

«أَلَا أُخْبِرُكَ بِرَأْسِ الْأَمْرِ وَعَمُودِهِ وَذِرْوَةِ سَنَامِهِ؟»

(Shall I not tell you of the greatest of all things and its pillars and pinnacle) I said, `Of course, O Messenger of Allah.' He said:

«رَأْسُ الْأَمْرِ الْإسْلَامُ، وَعَمُودُهُ الصَّلَاةُ، وَذِرْوَةُ سَنَامِهِ الْجِهَادُ فِي سَبِيلِ الله»

(The greatest of all things is Islam, its pillars are the prayers and its pinnacle is Jihad for the sake of Allah.) Then he said:

«أَلَا أُخْبِرُكَ بِمَلَاكِ ذلِكَ كُلِّهِ؟»

(Shall I not tell you the factor on which all of that depends) I said, `Of course, O Messenger of Allah.' He took hold of his tongue and said,

«كُفَّ عَلَيْكَ هذَا»

(Restrain this.) I said, `O Messenger of Allah, will we be accountable for what we say' He said,

«ثَكِلَتْكَ أُمُّكُ يَا مُعَاذُ، وَهَلْ يَكُبُّ النَّاسَ فِي النَّارِ عَلى وُجُوهِهِمْ أَوْ قَالَ: عَلى مَنَاخِرِهِمْ إِلَّا حَصَائِدُ أَلْسِنَتهِم»

(May your mother be bereft of you, O Mu`adh! Will the people be thrown into Hell -- (or he said) on their faces -- except because of what their tongues say) It was also recorded by At-Tirmidhi, An-Nasa'i and Ibn Majah in their Sunans. At-Tirmidhi said, "It is Hasan Sahih."

فَلاَ تَعْلَمُ نَفْسٌ مَّآ أُخْفِىَ لَهُم مِّن قُرَّةِ أَعْيُنٍ

(No person knows what is kept hidden for them of delights of eyes) means, no one knows the vastness of what Allah has concealed for them of everlasting joy in Paradise and delights such as no one has ever seen. Because they conceal their good deeds, Allah conceals the reward for them, a fitting reward which will suit their deeds. Al-Hasan Al-Basri said, "If people conceal their good deeds, Allah will conceal for them what no eye has seen and what has never crossed the mind of man. It was recorded by Ibn Abi Hatim. Al-Bukhari quoted the Ayah: d

فَلاَ تَعْلَمُ نَفْسٌ مَّآ أُخْفِىَ لَهُم مِّن قُرَّةِ أَعْيُنٍ

(No person knows what is kept hidden for them of delights of eyes) Then he recorded that Abu Hurayrah, may Allah be pleased with him, said that the Messenger of Allah ﷺ said:

«قَالَ اللهُ تَعَالى: أَعْدَدْتُ لِعِبَادِي الصَّالِحِينَ مَا لَا عَيْنٌ رَأَتْ، وَلَا أُذُنٌ سَمِعَتْ، وَلَا خَطَرَ عَلى قَلْبِ بَشَر»

(Allah says: "I have prepared for My righteous servants what no eye has seen, no ear has heard, and it has never crossed the mind of man.") Abu Hurayrah said: "Recite, if you wish:

فَلاَ تَعْلَمُ نَفْسٌ مَّآ أُخْفِىَ لَهُم مِّن قُرَّةِ أَعْيُنٍ

(No person knows what is kept hidden for them of delights of eyes.) It was also recorded by Muslim and At-Tirmidhi. At-Tirmidhi said, "It is Hasan Sahih." In another version of Al-Bukhari:

«وَلَا خَطَرَ عَلَى قَلْبِ بَشَرٍ، ذُخْرًا مِنْ بَلْهِ مَا أُطْلِعْتُمْ عَلَيْه»

("and no body has ever even imagined of. All that is reserved, besides which, all that you have seen is nothing.") It was also reported from Abu Hurayrah, may Allah be pleased with him, that the Prophet said:

«مَنْ يَدْخُلِ الْجَنَّةَ يَنْعَمْ لَا يَبْأَسْ، لَا تَبْلَى ثِيَابُهُ، وَلَا يَفْنَى شَبَابُهُ، فِي الْجَنَّةِ مَا لَا عَيْنٌ رَأَتْ، وَلَا أُذُنٌ سَمِعَتْ، وَلَا خَطَرَ عَلى قَلْبِ بَشَر»

(Whoever enters Paradise, will enjoy a life of luxury and never feel deprivation, his clothes will never wear out, his youth will never fade. In Paradise there is what no eye has ever seen, no ear has ever heard, and has never crossed the mind of man.) This was recorded by Muslim.

Hadits Terkait

muslim:465Sahih Muslim

Telah menceritakan kepada kami [Sa'id bin Amru Al Asy'atsi] telah menceritakan kepada kami [Sufyan bin Uyainah] dari [Mutharrif] dan [Ibnu Abjar] dari [Asy Sya'bi] dia berkata; aku mendengar dari [Al Mughirah bin Syu'bah] insyaallah secara periwayatan. (dalam jalur lain disebutkan) Dan telah menceritakan kepada kami [Ibnu Abu Umar] telah menceritakan kepada kami [Sufyan] telah menceritakan kepada kami [Mutharrif bin Tharif] dan [Abdul Malik bin Sa'id] keduanya mendengar [Asy Sya'bi] mengabarkan dari [Al Mughirah bin Syu'bah] dia berkata, "Aku mendengarnya di atas mimbar dia memarfu'kan hadits tersebut kepada Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam, ia berkata; Dan telah menceritakan kepadaku [Bisyr bin Al Hakam] dan lafadz miliknya, telah menceritakan kepada kami [Sufyan bin Uyainah] telah menceritakan kepada kami [Mutharrif] dan [Ibnu Abjar] keduanya mendengar [Asy Sya'bi] berkata; Aku mendengar [Al Mughirah bin Syu'aib] mengabarkan hadits tersebut di atas mimbar -Sufyan berkata; menurutku salah seorang dari keduanya, yakni Ibnu Abjar, telah memarfu'kannya kepada Nabi- dia berkata, "Musa bertanya kepada Rabbnya, 'Apa ciri penghuni surga yang paling rendah kedudukannya? ' Allah menjawab, 'Yaitu orang yang datang setelah penghuni surga dimasukkan ke dalam surga, lalu dikatakan kepada orang ini, 'Masuklah ke surga! ' Orang ini menjawab, 'Wahai Rabbku, bagaimana mungkin aku bisa masuk, sementara mereka sudah menempati tempat masing-masing dan mengambil bagian mereka? ' Maka dikatakan kepada orang ini, 'Apakah kamu mau mendapatkan bagian kerajaan seperti seorang raja di antara raja-raja dunia? ' Orang itu menjawab, 'Aku rela, wahai Rabbku.' Rabb mengatakan, 'Itu bagianmu ditambah seperti itu, ditambah seperti itu, ditambah seperti itu, (ditambah seperti itu)." Pada kali kelima, orang itu mengatakan, 'Aku rela, wahai Rabbku." Rabb mengatakan, 'Ini bagianmu ditambah sepuluh kali lipatnya. Dan kamu mendapatkan apapun yang kamu inginkan dan matamu menyukainya.' Orang itu mengatakan, 'Aku rela, wahai Rabbku.' Musa mengatakan, '(Bagaimana dengan nasib) orang yang paling tinggi kedudukannya? ' Rabb menjawab, 'Mereka itu, orang pilihan-Ku, kemuliaan mereka di tangan-Ku, dan Aku menutup (kemulian itu), ia belum pernah terlihat mata, belum pernah terdengar telinga dan belum pernah terdetik dalam hati.' Perawi berkata, 'Dalilnya terdapat dalam Firman Allah: '(Tak seorang pun mengetahui berbagai nikmat yang menanti, yang indah dipandang sebagai balasan bagi mereka) ' (Qs. As-Sajdah: 17).' Telah menceritakan kepada kami [Abu Kuraib] telah menceritakan kepada kami [Ubaidullah bin Al Asyja'i] dari [Abdul Malik bin Abjar], ia berkata, Aku mendengar [Asy Sya'bi] dia berkata, Aku mendengar [Al Mughirah bin Syu'bah] dia berkata di atas mimbar, 'Sesungguhnya Musa pernah bertanya kepada Allah 'azza wajalla mengenai penduduk surga yang mempunyai bagian nikmat paling sedikit….Dan dia pun menyebutkan hadits seperti ini

muslim:244Sahih Muslim

Telah menceritakan kepada kami [Abu Bakar bin Abu Syaibah] dan [Abu Kuraib] keduanya berkata, telah menceritakan kepada kami [Abu Mu'awiyah] dari [al-A'masy] dari [Abu Shalih] dari [Abu Hurairah] dia berkata, "Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Apabila manusia membaca surat as-Sajdah, lalu dia sujud, maka setan menjauh menyendiri untuk menangis seraya berkata, 'Celakalah'." Dan dalam riwayat Abu Kuraib, "Celakalah aku, manusia disuruh bersujud maka mereka bersujud sehingga dia mendapatkan surga, sedangkan aku disuruh bersujud, lalu aku enggan, sehingga aku mendapatkan neraka'." Telah menceritakan kepadaku [Zuhair bin Harb] telah menceritakan kepada kami [Waki'] telah menceritakan kepada kami [al-A'masy] dengan sanad ini semisalnya, hanya saja dia menyebutkan, 'Lalu aku durhaka sehingga aku mendapatkan neraka

nasai:475Sunan an-Nasa'iSahihSahih

Telah mengabarkan kepada kami [Ya'qub bin Ibrahim] dia berkata; Telah menceritakan kepada kami [Husyaim] berkata; Telah memberitakan kepada kami [Manshur bin Zadzan] dari [Al Walid bin Muslim] dari [Abu Shiddiq An-Naji] dari [Abu Sa'id Al Khudri] dia berkata; "Pernah kami menaksir waktu berdirinya Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam. Saat shalat Zhuhur dan Ashar, maka kami menaksir berdirinya beliau saat shalat Zhuhur sekitar tiga puluh ayat, seukuran surat As-Sajdah pada dua raka'at pertama. Sedangkan pada dua raka'at terakhir beliau membaca (seukuran) separuh dari pertama. Kami perkirakan berdirinya pada dua raka'at yang pertama dari shalat Ashar seukuran dua raka'at yang terakhir dari shalat Zhuhur, dan berdirinya pada dua raka'at terakhir dari shalat Ashar separuh dari raka'at pertama

nasai:955Sunan an-Nasa'iSahihSahih

Telah mengabarkan kepada kami [Muhammad bin Basyar] dia berkata; Telah mengabarkan kepada kami [Yahya bin Said] dia berkata; Telah mengabarkan kepada kami [Sufyan]. Dan dari jalur periwayatan yang lain telah mengabarkan kepada kami [Amr bin Ali] dia berkata; Telah mengabarkan kepada kami [Abdurrahman] dia berkata; Telah mengabarkan kepada kami [Sufyan] dan lafazhnya dari dia dari [Sa'ad bin Ibrahim] dari [Abdurrahman Al Araj] dari [Abu Hurairah] bahwa Rasulullah Shallallallahu'alaihi wasallam pernah membaca, "Aliiflaam miim tanziil..." (Qs. As-Sajdah) dan "Hal ataa...." (Qs. Al Insaan) ketika shalat Subuh pada hari Jum'at

nasai:956Sunan an-Nasa'iSahihSahih

Telah mengabarkan kepada kami [Qutaibah] dia berkata; telah menceritakan kepada kami [Abu 'Awanah] -dari jalur periwayatan lain- dan telah memberitakan kepada kami [Ali bin Hujr] dia berkata; telah memberitakan kepada kami [Syarik] dan lafazhnya dari dia dari [Al Mukhawwal bin Rasyid] dari [Muslim] dari [Sa'id bin Jubair] dari [Ibnu Abbas] sesungguhnya Nabi Shallallallahu'alaihi wasallam pernah membaca, "Tanziil..." (Qs. As-Sajdah) dan Hal ataa 'alal insaan." (Qs. Al Insaan)