Hud

Ayat 40

سُورَةُ هُودٍ

حَتَّىٰٓ إِذَا جَآءَ أَمْرُنَا وَفَارَ ٱلتَّنُّورُ قُلْنَا ٱحْمِلْ فِيهَا مِن كُلٍّۢ زَوْجَيْنِ ٱثْنَيْنِ وَأَهْلَكَ إِلَّا مَن سَبَقَ عَلَيْهِ ٱلْقَوْلُ وَمَنْ ءَامَنَ ۚ وَمَآ ءَامَنَ مَعَهُۥٓ إِلَّا قَلِيلٌۭ

Hingga apabila perintah Kami datang dan dapur telah memancarkan air, Kami berfirman: "Muatkanlah ke dalam bahtera itu dari masing-masing binatang sepasang (jantan dan betina), dan keluargamu kecuali orang yang telah terdahulu ketetapan terhadapnya dan (muatkan pula) orang-orang yang beriman". Dan tidak beriman bersama dengan Nuh itu kecuali sedikit.

Surah Hud (Hud)Ayat 40 dari 123

Tafsir Ibn Kathir

The beginning of the Flood and Nuh loads Every Creature in Pairs upon the Ship

This was the promise of Allah to Nuh , when the command of Allah came, the rain was continuous and there was a severe storm which did not slacken or subside, as Allah said,

فَفَتَحْنَآ أَبْوَبَ السَّمَآءِ بِمَاءٍ مُّنْهَمِرٍ - وَفَجَّرْنَا الاٌّرْضَ عُيُوناً فَالْتَقَى المَآءُ عَلَى أَمْرٍ قَدْ قُدِرَ - وَحَمَلْنَاهُ عَلَى ذَاتِ أَلْوَحٍ وَدُسُرٍ - تَجْرِى بِأَعْيُنِنَا جَزَآءً لِّمَن كَانَ كُفِرَ

(So We opened the gates of the heaven with water pouring forth. And We caused springs to gush forth from the earth. So the waters (of the heaven and the earth) met for a matter predestined. And We carried him on a (ship) made of planks and nails. Floating under Our Eyes: a reward for him who had been rejected!)54:11-14 In reference to Allah's statement,

وَفَارَ التَّنُّورُ

(and the oven gushed forth.) It is related from Ibn `Abbas that he said, "At-Tannur is the face of the earth." This verse means that the face of the earth became gushing water springs. This continued until the water gushed forth from the Tananir, which are places of fire. Therefore, water even gushed from the places where fire normally would be. This is the opinion of the majority of the Salaf (predecessors) and the scholars of the Khalaf (later generations). At this point, Allah commanded Nuh to select one pair from every kind of creature possessing a soul, and load them on the ship. Some said that this included other creatures as well, such as pairs of plants, male and female. It has also been said that the first of the birds to enter the ship was the parrot, and the last of the animals to enter was the donkey. Concerning Allah's statement,

وَأَهْلَكَ إِلاَّ مَن سَبَقَ عَلَيْهِ الْقَوْلُ

(and your family -- except him against whom the Word has already gone forth) This means, "Load your family upon the ship." This is referring to the members of his household and his relatives, except him against whom the Word has already gone forth, for they did not believe in Allah. Among them was the son of Nuh, Yam, who went in hermitage. Among them was the wife of Nuh who was a disbeliever in Allah and His Messenger. Concerning Allah's statement,

وَمَنْ ءَامَنَ

(and those who believe.) from your people.

وَمَآ ءَامَنَ مَعَهُ إِلاَّ قَلِيلٌ

(And none believed with him, except a few.) This means that only a very small number believed, even after the long period of time that he (Nuh) was among them -- nine hundred and fifty years. It is reported from Ibn `Abbas that he said, "They were eighty people including their women."

Hadits Terkait

muslim:3387Sahih Muslim

Telah menceritakan kepadaku [Muhammad bin Hatim] telah menceritakan kepada kami [Yahya bin Sa'id] dari [Humaid Al Kharrath] ia berkata, saya mendengar [Abu Salamah bin Abdurrahman] ia berkata; [Abdurrahman bin Abu Sa'id Al Khudri] pernah lewat di hadapanku, maka aku pun bertanya padanya, "Bagaimana yang Anda dengar dari bapak Anda ketika menyebutkan Masjid yang dibangun di atas taqwa?" Ia menjawab; [Bapakku] berkata; Aku pernah menemui Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam di rumah salah seorang dari isterinya, dan bertanya, "Ya, Rasulullah, masjid manakah di antara dua masjid (Makkah dan Madinah) yang dibangun di atas dasar taqwa?" Beliau mengambil segenggam pasir lalu dibuangnya kembali ke tanah, dan kemudian beliau bersabda: "Masjid kamu ini (masjid Madinah)." Abu Salamah berkata; Maka aku pun berkata, "Saya bersaksi bahwa saya telah mendengar bapakmu menyebutkan seperti itu." Dan Telah menceritakan kepada kami [Abu Bakr bin Abu Syaibah] dan [Sa'id bin Amru Al Asy'atsi] -Sa'id berkata- telah mengabarkan kepada kami -Abu Bakr berkata- Telah menceritakan kepada kami [Hatim bin Isma'il] dari [Humaid] dari [Abu Salamah] dari [Abu Sa'id] dari Nabi shallallahu 'alaihi wasallam semisalnya. Namun ia tidak menyebukan Abdurrahman bin Abu Sa'id di dalam isnad itu

abudawud:3390Sunan Abu DawudDaifDaif

Telah menceritakan kepada kami [Abu Bakr bin Abu Syaibah?], telah menceritakan kepada kami [Ibnu 'Ulayyah], dan telah diriwayatkan dari jalur yang lain: Telah menceritakan kepada kami [Musaddad] telah menceritakan kepada kami [Bisyr] secara makna, dari [Abdurrahman bin Ishaq] dari [Abu 'Ubaidah bin Muhammad bin 'Ammar] dari [Al Walid bin Abu Al Walid], dari ['Urwah bin Az Zubair], ia berkata; [Zaid bin Tsabit] berkata; semoga Allah mengampuni Rafi' bin Khudaij, demi Allah aku lebih mengetahui hadits daripadanya. Sesungguhnya terdapat dua orang yang datang kepada beliau. -Musaddad berkata; dari kalangan anshar-. Kemudian lafazh mereka sama: saling bermusuhan. Kemudian Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Apabila hal ini adalah kemauan kalian, maka janganlah kalian menyewakan lahan pertanian!" Musaddad menambahkan; maka ia mendengar perkataan beliau: "Janganlah kalian menyewakan lahan pertanian

bukhari:3393Sahih al-Bukhari

Telah bercerita kepada kami [Hudbah bin Khalid] telah bercerita kepada kami [Hammam] telah bercerita kepada kami [Qatadah] dari [Anas bin Malik] dari [Malik bin Sha'sha'ah] bahwa Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bercerita kepada mereka tentang malam saat Beliau disra'kan hingga ketika sampai pada langit kelima, disana ada Nabi Harun 'Alaihissalam. Jibril berkata; "Ini adalah Nabi Harun 'Alaihissalam, berilah salam kepadanya". Maka aku memberi salam kepadanya lalu dia membalas salamku dengan mengucapkan; Selamat datang saudara yang shalih dan Nabi yang shalih". Hadits ini diikuti pula oleh [Tsabit] dan ['Abbad bin Abi 'Ali] dari [Anas] dari Nabi shallallahu 'alaihi wasallam

bukhari:3397Sahih al-Bukhari

Telah bercerita kepada kami ['Ali bin 'Abdullah] telah bercerita kepada kami [Sufyan] telah bercerita kepada kami [Ayyub as-Sakhtiyaniy] dari [Ibnu Sa'id bin Jubair] dari [bapaknya] dari [Ibnu 'Abbas radliallahu 'anhuma] bahwa Nabi shallallahu 'alaihi wasallam ketika tiba di Madinah, Beliau mendapatkan mereka (orang Yahudi) malaksanakan shaum hari 'Asyura (10 Muharam) dan mereka berkata; "Ini adalah hari raya, yaitu hari ketika Allah menyelamatkan Musa dan menenggelamkan Fir'aun. Lalu Nabi Musa 'Alaihissalam mempuasainya sebagai wujud syukur kepada Allah". Maka Beliau bersabda: "Akulah yang lebih utama (dekat) terhadap Musa dibanding mereka". Maka Beliau berpuasa pada hari itu dan memerintahkan ummat Beliau untuk mempuasainya

tirmidhi:3398Jami' at-TirmidhiSahihSahih

Telah menceritakan kepada kami [Ibnu Abu Umar] telah menceritakan kepada kami [Sufyan]? dari [Abdul Malik bin 'Umair]? dari [Rib'i bin Hirasy]? dari [Hudzaifah bin Al Yaman]? radliallahu 'anhuma bahwa Nabi? shallallahu 'alaihi wasallam apabila hendak tidur beliau meletakkan tangannya di bawah kepalanya kemudian mengucapkan: ALLAAHUMMA QINII 'ADZAABAKA YAUMA TAJMA'U AU TAB'ATSU 'IBAADAKA." (Ya Allah, lindungilah aku dari adzabMu pada hari Engkau kumpulkan atau Engkau bangkitkan hamba-hambaMu). Abu Isa berkata; hadits ini adalah hadits hasan shahih