لَقَدْ كَانَ فِى قَصَصِهِمْ عِبْرَةٌۭ لِّأُو۟لِى ٱلْأَلْبَٰبِ ۗ مَا كَانَ حَدِيثًۭا يُفْتَرَىٰ وَلَٰكِن تَصْدِيقَ ٱلَّذِى بَيْنَ يَدَيْهِ وَتَفْصِيلَ كُلِّ شَىْءٍۢ وَهُدًۭى وَرَحْمَةًۭ لِّقَوْمٍۢ يُؤْمِنُونَ
Sesungguhnya pada kisah-kisah mereka itu terdapat pengajaran bagi orang-orang yang mempunyai akal. Al Quran itu bukanlah cerita yang dibuat-buat, akan tetapi membenarkan (kitab-kitab) yang sebelumnya dan menjelaskan segala sesuatu, dan sebagai petunjuk dan rahmat bagi kaum yang beriman.
Tafsir Ibn Kathir
A Lesson for Men Who have Understanding
Allah states here that the stories of the Messengers and their nations and how we saved the believers and destroyed the disbelievers are,
(a lesson for men of understanding), who have sound minds,
(It is not a forged statement.) Allah says here that this Qur'an could not have been forged; it truly came from Allah,
(but a confirmation of that which was before it) in reference to the previously revealed Divine Books, by which this Qur'an testifies to the true parts that remain in them and denies and refutes the forged parts that were added, changed and falsified by people. The Qur'an accepts or abrogates whatever Allah wills of these Books,
(and a detailed explanation of everything) Meaning the allowed, the prohibited, the preferred and the disliked matters. The Qur'an deals with the acts of worship, the obligatory and recommended matters, forbids the unlawful and discourages from the disliked. The Qur'an contains major facts regarding the existence and about matters of the future in general terms or in detail. The Qur'an tells us about the Lord, the Exalted and Most Honored, and about His Names and Attributes and teaches us that Allah is glorified from being similar in any way to the creation. Hence, the Qur'an is,
(a guide and a mercy for the people who believe.) with which their hearts are directed from misguidance to guidance and from deviation to conformance, and with which they seek the mercy of the Lord of all creation in this life and on the Day of Return. We ask Allah the Most Great to make us among this group in the life of the present world and in the Hereafter, on the Day when those who are successful will have faces that radiate with light, while those whose faces are dark will end up with the losing deal. This is the end of the Tafsir of Surah Yusuf; and all the thanks and praises are due to Allah, and all our trust and reliance are on Him Alone.
Hadits Terkait
Telah menceritakan kepada kami [Yusuf bin Musa Al Qatthan Al Baghdadi] telah menceritakan kepada kami [Malik bin Isma'il] dari [Manshur bin Abu Al Aswad] telah menceritakan kepadaku [Katsir Abu Isma'il] dari [Jumai' bin Umair At Taimi] dari [Ibnu Umar] bahwa Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda kepada Abu Bakar: "Kamu adalah sahabatku ketika di telaga dan sahabatku ketika di goa." Perawi (Abu Isa) berkata; "Hadits ini adalah hadits hasan shahih gharib
Telah mengabarkan kepada kami [Muhammad bin Ali bin Maimun] berkata; telah menceritakan kepada kami [Muhammad] -yaitu Ibnu Yusuf- berkata; telah menceritakan kepada kami [Sufyan] dari [Ibnu Abu Najih] dari [Thawus] dari [seorang laki-laki] dari [Zaid bin Tsabit], bahwa Nabi shallallahu 'alaihi wasallam menjadikan ruqba untuk orang yang diberinya
Telah menceritakan kepada kami [Abu Bakar] telah menceritakan kepada kami [Yahya bin Sa'id] dari ['Ubaidullah bin Al Akhnas] dari [Al Walid bin Abdullah] dari [Yusuf bin Mahak] dari [Ibnu Abbas] dia berkata; Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Barang siapa mengambil ilmu perbintangan, berarti ia telah mengambil satu cabang dari ilmu sihir, (yang) selalu bertambah selagi dia menambah
Telah menceritakan kepadaku dari Malik dari [Hisyam bin Urwah] dari [Bapaknya] Bahwasanya ia mendengar [Abdullah bin 'Amir bin Rabi'ah] berkata; "Kami shalat subuh di belakang [Umar bin Khatthab] . Dia membaca Surat Yusuf dan surat Al Haj dengan bacaan yang pelan." Saya berkata; "Demi Allah, kalau begitu dia berdiri shalat sampai munculnya fajar." Abdullah bin 'Amir menjawab; "Benar
Dan telah menceritakan kepada kami [Muhammad bin Rumh bin Al Muhajir] dan [Isa bin Hammad] keduanya dari negri Mesir, sedangkan lafazhnya dari Ibnu Rumh, keduanya berkata; Telah mengabarkan kepada kami [Al Laits] dari [Yahya bin Sa'id] dari [Abdurrahman bin Qasim] dari [Qasim bin Muhammad] dari [Ibnu Abbas] bahwa dia berkata; Pernah disebutkan orang yang melakukan li'an di hadapan Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam, lalu 'Ashim bin 'Adi berkata tentang hal itu dengan suatu ungkapan, setelah dia beranjak pergi, tiba-tiba seorang laki-laki dari kaumnya mengadu kepadanya bahwa dirinya mendapati istrinya sedang berkencan dengan laki-laki lain. 'Ashim pun menjawab; Saya belum pernah diuji dengan kasus seperti ini kecuali seperti apa yang telah saya katakan tadi. Lalu dia dengan laki-laki tersebut datang menemui Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam dan memberitahukan tentang apa yang telah dia dapati dari istrinya, laki-laki tersebut berperawakan kurus, agak kekuning-kuningan dan berambut keriting. Sedangkan laki-laki yang dituduhnya bersama istrinya adalah gemuk dan berbadan besar. Maka Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Ya Allah, berilah kejelasan." Lalu perempuan tersbeut melahirkan anak yang mirip dengan llai-laki yang dituduh oleh suaminya bahwa ia berkencan dengan istrinya, kemudian Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam melakukan li'an terhadap pasangan suami istri. Ada seseorang yang berada di majlis Ibnu Abbas bertanya; "Apakah wanita tersebut yang telah dikatakan oleh Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bahwa: "Sekiranya saya diperbolehkan merajam seseorang tanpa ada bukti yang jelas, maka saya akan merajamnya." Ibnu Abbas menjawab; "Tidak, akan tetapi wanita tersebut adalah yang berita perbuatan kejinya telah menyebar." Dan telah menceritakan kepadaku [Ahmad bin Yusuf Al Azdi] telah menceritakan kepada kami [Isma'il bin Abi Uwais] telah menceritakan kepadaku [Sulaiman yaitu Ibnu Bilal] dari [Yahya] telah menceritakan kepadaku [Abdurrahman bin Qasim] dari [Qasim bin Muhammad] dari [Ibnu Abbas] bahwa dia berkata; Pernah disebutkan berita tentang pasangan suami istri yang saling meli'an di sisi Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam seperti haditsnya Al Laits, dan dalam haditsnya ada sedikit tambahan di perkataanya; "Banyak dagingnya (gemuk)." Dia berkata; "Berambut keriting (tebal)