Yusuf

Ayat 15

سُورَةُ يُوسُفَ

فَلَمَّا ذَهَبُوا۟ بِهِۦ وَأَجْمَعُوٓا۟ أَن يَجْعَلُوهُ فِى غَيَٰبَتِ ٱلْجُبِّ ۚ وَأَوْحَيْنَآ إِلَيْهِ لَتُنَبِّئَنَّهُم بِأَمْرِهِمْ هَٰذَا وَهُمْ لَا يَشْعُرُونَ

Maka tatkala mereka membawanya dan sepakat memasukkannya ke dasar sumur (lalu mereka masukkan dia), dan (di waktu dia sudah dalam sumur) Kami wahyukan kepada Yusuf: "Sesungguhnya kamu akan menceritakan kepada mereka perbuatan mereka ini, sedang mereka tiada ingat lagi".

Surah Yusuf (Joseph)Ayat 15 dari 111

Tafsir Ibn Kathir

Yusuf is thrown in a Well

Allah says that when Yusuf's brothers took him from his father, after they requested him to permit that,

وَأَجْمَعُواْ أَن يَجْعَلُوهُ فِى غَيَابَةِ الْجُبِّ

(they all agreed to throw him down to the bottom of the well,) This part of the Ayah magnifies their crime, in that it mentions that they all agreed to throw him to the bottom of the well. This was their intent, yet when they took him from his father, they pretended otherwise, so that his father sends him with a good heart and feeling at ease and comfortable with his decision. It was reported that Ya`qub, peace be upon him, embraced Yusuf, kissed him and supplicated to Allah for him when he sent him with his brothers. As-Suddi said that the time spent between pretending to be well-wishers and harming Yusuf was no longer than their straying far from their father's eyes. They then started abusing Yusuf verbally, by cursing, and harming him by beating. When they reached the well that they agreed to throw him in, they tied him with rope and lowered him down. When Yusuf would beg one of them, he would smack and curse him. When he tried to hold to the sides of the well, they struck his hand and then cut the rope when he was only half the distance from the bottom of the well. He fell into the water and was submerged. However, he was able to ascend a stone that was in the well and stood on it. Allah said next,

وَأَوْحَيْنَآ إِلَيْهِ لَتُنَبِّئَنَّهُمْ بِأَمْرِهِمْ هَـذَا وَهُمْ لاَ يَشْعُرُونَ

(and We revealed to him: "Indeed, you shall (one day) inform them of this their affair, when they know (you) not. ") In this Ayah, Allah mentions His mercy and compassion and His compensation and relief that He sends in times of distress. Allah revealed to Yusuf, during that distressful time, in order to comfort his heart and strengthen his resolve, `Do not be saddened by what you have suffered. Surely, you will have a way out of this distress and a good end, for Allah will aid you against them, elevate your rank and raise your grade. Later on, you will remind them of what they did to you,' i

وَهُمْ لاَ يَشْعُرُونَ

(when they know not.) "Ibn `Abbas commented on this Ayah, "You will remind them of this evil action against you, while they are unaware of your identity and unable to recognize you."

Hadits Terkait

nasai:1883Sunan an-Nasa'iSahihSahih

Telah mengabarkan kepada kami [Yusuf bin Sa'id] dia berkata; telah menceritakan kepada kami [Hajjaj] dari [Ibnu Juraij] dia berkata; [Ayyub] aku mendengar [Hafshah] berkata; telah menceritakan kepada kami [Ummu 'Athiyyah] bahwa para wanita mengepang rambut kepala putri Nabi shallallahu 'alaihi wasallam menjadi tiga kepangan. Aku berkata; "Kami mengurainya dan mengepangnya menjadi tiga kepangan?" ia menjawab, "Ya

tirmidhi:1884Jami' at-TirmidhiSahihSahih

Telah menceritakan kepada kami [Qutaibah] dan [Yusuf bin Hammad] keduanya berkata, Telah menceritakan kepada kami [Abdul Warits bin Sa'id] dari [Abu Ashim] dari [Anas bin Malik] bahwa Nabi shallallahu 'alaihi wasallam bernafas tiga kali dalam bejana dan beliau bersabda: "Yang demikian itu adalah lebih mudah mengalir (masuk) ke lambung dan juga lebih memuaskan." Abu Isa berkata; Ini adalah hadits hasan gharib. Dan juga telah diriwayatkan oleh [Ad Dastuwa`i], dari [Abu 'Isham] dari [Anas]. Dan 'Azrah bin Tsabit telah meriwayatkan dari Tsumamah, dari Anas bahwa Nabi shallallahu 'alaihi wasallam bernafas sebanyak tiga kali dalam bejana

nasai:1893Sunan an-Nasa'iSahihSahih

Telah mengabarkan kepada kami [Yusuf bin Sa'id] dia berkata; telah menceritakan kepada kami [Hajjaj] dari [Ibnu Juraij] dia berkata; telah mengabarkan kepadaku [Ayyub bin Abu Tamimah] bahwasanya ia mendengar [Muhammad bin Sirin] berkata; bahwasanya [Ummu 'Athiyyah] -seorang wanita Anshar- datang hendak menyusul anaknya, tetapi tidak mendapatkannya! Ia telah menceritakan kepada kami seraya berkata; 'Nabi shallallahu 'alaihi wasallam masuk menemui kami pada saat kami memandikan puterinya, lalu bersabda: "Mandikanlah ia tiga kali, lima kali atau lebih dari itu -jika hal itu kalian pandang perlu- dengan air dan daun bidara, dan pada bagian terakhir kali dengan kapur barus atau sedikit kapur barus, jika kalian telah selesai, maka beritahulah aku." Setelah kami selesai kami memberitahukan beliau, kemudian beliau memberikan kainnya kepada kami seraya bersabda: "Bungkuslah ia dengan kain ini.' Dan tidak lebih dari itu." Muhammad bin Sirrin berkata; "Aku tidak mengetahui putri beliau yang mana?" ia berkata; "Aku bertanya, 'Apa maksud sabda beliau: 'Bungkuslah ia dengan kain ini? Apakah ia diberi pakaian bawah dengan kain tersebut? '." Ia menjawab, "Aku tidak mengetahuinya kecuali beliau hanya bersabda: "Balutlah ia dengan kain ini

nasai:1894Sunan an-Nasa'iSahihSahih

Telah mengabarkan kepada kami [Syu'aib bin Yusuf An Nasaa'i] dia berkata; telah menceritakan kepada kami [Yazid] dia berkata; telah menceritakan kepada kami [Ibnu 'Aun] dari [Muhammad] dari [Ummu 'Athiyyah] dia berkata; "Salah seorang putri Nabi shallallahu 'alaihi wasallam meninggal dunia, lalu beliau bersabda: "Mandikanlah ia tiga kali, lima kali atau lebih dari itu -jika hal itu kalian pandang perlu- dengan air dan daun bidara, dan pada bagian terakhir kali dengan kapur barus atau sedikit kapur barus, jika kalian telah selesai, maka beritahulah aku." Ummu Abu Athahiyyah berkata; Setelah selesai kami memberitahukan beliau, lalu beliau memberikan kainnya kepada kami seraya bersabda: "Bungkuslah ia dengan kain ini

nasai:1895Sunan an-Nasa'iSahihSahih

Telah mengabarkan kepada kami ['Abdurrahman bin Khalid Ar Raqqi Al Qaththan] dan [Yusuf bin Sa'id] -dan lafadz ini miliknya- dia berkata; telah memberitakan kepada kami [Hajjaj] dari [Ibnu Juraij] dia berkata; telah mengabarkan kepadaku [Abu Az Zubair] bahwasanya ia mendengar [Jabir] berkata; "Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam berkhutbah, beliau menyebutkan salah seorang dari sahabatnya yang meninggal, lalu dikubur pada malam hari dan dikafani dengan kain kafan yang tidak besar, maka Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam mencegah seseorang di kubur di malam hari, kecuali jika mendesak. Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Apabila salah seorang di antara kalian mengurusi saudaranya (yang meninggal), maka hendaknya ia membaguskan kain kafannya