Al-Hajj

Ayat 61

سُورَةُ الحَجِّ

ذَٰلِكَ بِأَنَّ ٱللَّهَ يُولِجُ ٱلَّيْلَ فِى ٱلنَّهَارِ وَيُولِجُ ٱلنَّهَارَ فِى ٱلَّيْلِ وَأَنَّ ٱللَّهَ سَمِيعٌۢ بَصِيرٌۭ

Yang demikian itu, adalah karena sesungguhnya Allah (kuasa) memasukkan malam ke dalam siang dan memasukkan siang ke dalam malam dan bahwasanya Allah Maha Mendengar lagi Maha Melihat.

Surah Al-Hajj (The Pilgrimage)Ayat 61 dari 78

Tafsir Ibn Kathir

The Creator and Controller of this World is Allah

Allah tells us that He is the Creator Who directs the affairs of His creation as He wills. He tells us:

قُلِ اللَّهُمَّ مَـلِكَ الْمُلْكِ تُؤْتِى الْمُلْكَ مَن تَشَآءُ وَتَنزِعُ الْمُلْكَ مِمَّن تَشَآءُ وَتُعِزُّ مَن تَشَآءُ وَتُذِلُّ مَن تَشَآءُ بِيَدِكَ الْخَيْرُ إِنَّكَ عَلَى كُلِّ شَىْءٍ قَدِيرٌ - تُولِجُ الَّيْلَ فِى الْنَّهَارِ وَتُولِجُ النَّهَارَ فِى الَّيْلِ وَتُخْرِجُ الْحَىَّ مِنَ الْمَيِّتِ وَتُخْرِجُ الَمَيِّتَ مِنَ الْحَىِّ وَتَرْزُقُ مَن تَشَآءُ بِغَيْرِ حِسَابٍ

(Say: "O Allah! Possessor of the power, You give power to whom You will, and You take power from whom You will, and You endue with honor whom You will, and You humiliate whom You will. In Your Hand is the good. Verily, You are able to do all things. You make the night to enter into the day, and You make the day to enter into the night, You bring the living out of the dead, and You bring the dead out of the living. And You give wealth and sustenance to whom You will, without limit.) 3:26-27 The meaning of "merging" the night into the day and the day into the night is that the one encroaches upon the other, and vice versa. Sometimes the night is long and the day is short, as in winter, and sometimes the day is long and the night is short, as in summer.

وَأَنَّ اللَّهَ سَمِيعٌ بَصِيرٌ

(And verily, Allah is All-Hearer, All-Seer.) He hears what His servants say, and He sees them, nothing about them or their movement is hidden from Him whatsoever. When Allah tells us that He is controlling the affairs of all that exists, and that He judges, and there is none to reverse His judgement, He says:

ذلِكَ بِأَنَّ اللَّهَ هُوَ الْحَقُّ

(That is because Allah -- He is the Truth,) meaning, the true God, besides Whom no one deserves worship. He is the Possessor of the greatest sovereignty; whatever He wills happens and whatever He does not will does not happen. Everything is in need of Him and submits to Him.

وَأَنَّ مَا يَدْعُونَ مِن دُونِهِ هُوَ الْبَـطِلُ

(and what they invoke besides Him, it is false.) meaning, the idols and false gods. Everything that is worshipped instead of Him -- may He be exalted -- is false, because it can neither bring benefit nor cause harm.

وَأَنَّ اللَّهَ هُوَ الْعَلِىُّ الْكَبِيرُ

(And verily, Allah -- He is the Most High, the Most Great.) This is like the Ayat:

وَهُوَ الْعَلِىُّ الْعَظِيمُ

(and He is the Most High, the Most Great) 42:4

الْكَبِيرُ الْمُتَعَالِ

(the Most Great, the Most High) 13:9. Everything is subject to His might and power; there is no God except Him and no Lord besides Him, because He is the Almighty and there is none mightier than He, the Most High and there is none higher than He, the Most Great and there is none greater than He. Exalted, sanctified, and glorified be He far above all that the evildoers say.

Hadits Terkait

tirmidhi:2941Jami' at-TirmidhiSahihSahih

Telah menceritakan kepada kami [Abu Zur'ah] dan [Al Fadhal bin Abu Thalib] dan yang lainnya, mereka berkata; telah menceritakan kepada kami [Al Hasan bin Bisyr] dari [Al Hakam bin Abdul Malik] dari [Qatadah] dari ['Imran bin Hushain] bahwa Nabi shallallahu 'alaihi wasallam membaca: "WATARAN NAASA SUKAARAA WA MAA HUM BI SUKAARAA (kamu lihat manusia dalam keadaan mabuk, padahal Sebenarnya mereka tidak mabuk)." QS Al-Hajj: 2. Abu Isa berkata; Hadits ini hasan, kami tidak mengetahui Qatadah pernah mendengar dari salah seorang sahabat Nabi shallallahu 'alaihi wasallam kecuali dari Anas dan Abu Thufail, dan hadits ini menurut saya hanya ringkasan, hadits ini hanya diriwayatkan dari [Qatadah] dari [Al Hasan] dari [Imran bin Hushain], dia berkata; Kami bersama Nabi shallallahu 'alaihi wasallam dalam suatu perjalanan, kemudian beliau membaca: "YAA AYYUHAN NAASUT TAQUU RABBAKUM (Wahai sekalian manusia, takutlah kalian kepada Rabb kalian)." QS Al Hajj: 1 dengan redaksi yang panjang, sementara hadits Al Hakam bin Abdul Malik menurutku ringkasan dari hadits ini

bukhari:3965Sahih al-Bukhari

Telah menceritakan kepadaku [Muhammad bin Abdullah Ar-Raqasyiy] telah menceritakan kepada kami [Mu'tamir] berkata, aku mendengar [bapakku] berkata, telah menceritakan kepada kami [Abu Mijlaz] dari [Qais bin 'Ubad] dari ['Ali bin Abi Thalib] radliallahu 'anhu bahwa dia berkata; "Aku adalah orang pertama yang akan berlutut di hadapan Allah Yang Maha Pengasih untuk berperkara pada hari qiyamat". Dan Qais bin 'Ubad berkata; "Telah turun ayat tentang mereka: "Inilah dua golongan (Mu'min dan kafir) yang bertengkar, mereka saling bertengkar mengenai Rabb mereka" (QS al-Hajj ayat 19). Mereka adalah orang yang berperang tanding pada perang Badar, yaitu Hamzah. 'Ali, 'Ubaidah atau Abu 'Ubaidah bin Al Harits menghadapi Syaibah bin Rabi'ah, 'Utbah bin Rabi'ah dan Al Walid bin 'Utbah

bukhari:3966Sahih al-Bukhari

Telah menceritakan kepada kami [Qabishah] telah menceritakan kepada kami [Sufyan] dari [Abu Hasyim] dari [Abu Mijlaz] dari [Qais bin 'Ubad] dari [Abu Dzarr] radliallahu 'anhu berkata; "QS al-Hajj ayat 19. yang artinya; "Inilah dua golongan (Mu'min dan kafir) yang bertengkar, mereka saling bertengkar mengenai Rabb mereka" turun tentang enam orang dari Quraisy, yaitu yaitu Ali, Hamzah, 'Ubaidah bin Al Harits, Syaibah bin Rabi'ah, 'Utbah bin Rabi'ah dan Al Walid bin 'Utbah

bukhari:3967Sahih al-Bukhari

Telah menceritakan kepada kami [Ishaq bin Ibrahim Ash Shawwaf] telah menceritakan kepada kami [Yusuf bin Ya'qub, dia pernah menetap tinggal di Bani Dlubai'ah, dia adalah maula Bani Sudus] telah menceritakan kepada kami [Sulaiman at-Taymiy] dari [Abu Mijlaz] dari [Qais bin 'Ubad] berkata, ['Ali] radliallahu 'anhu berkata; "Ayat ini turun tentang kami, yaitu QS al-Hajj ayat 19. yang artinya; "Inilah dua golongan (Mu'min dan kafir) yang bertengkar, mereka saling bertengkar mengenai Rabb mereka

bukhari:3969Sahih al-Bukhari

Telah menceritakan kepada kami [Ya'qub bin Ibrahim ad-Dawraqiy] telah menceritakan kepada kami [Husyaim] telah mengabarkan kepada kami [Abu Hasyim] dari [Abu Mijlaz] dari [Qais bin 'Ubad] berkata, aku mendengar [Abu Dzarr] bersumpah dengan suatu sumpah yang isinya bahwa sesungguhnya ayat ini: "Inilah dua golongan (Mu'min dan kafir) yang bertengkar, mereka saling bertengkar mengenai Rabb mereka" (QS al-Hajj ayat 19) diturunkan untuk mereka yang melakukan perang tanding pada perang Badar. Mereka adalah Hamzah, Ali, 'Ubaidah bin Al Harits, 'Utbah dan Syaibah, dua putra Rabi'ah dan Al Walid bin 'Utbah