قُلْ مَا سَأَلْتُكُم مِّنْ أَجْرٍۢ فَهُوَ لَكُمْ ۖ إِنْ أَجْرِىَ إِلَّا عَلَى ٱللَّهِ ۖ وَهُوَ عَلَىٰ كُلِّ شَىْءٍۢ شَهِيدٌۭ
Katakanlah: "Upah apapun yang aku minta kepadamu, maka itu untuk kamu. Upahku hanyalah dari Allah, dan Dia Maha Mengetahui segala sesuatu".
Tafsir Ibn Kathir
I do not ask for any Reward for conveying the Message
Allah commands His Messenger to say to the idolators:
مَا سَأَلْتُكُم مِّن أَجْرٍ فَهُوَ لَكُمْ
(Whatever wage I might have asked of you is yours.) meaning, `I do not want anything for conveying the Message of Allah to you, advising you and telling you to worship Allah.'
إِنْ أَجْرِىَ إِلاَّ عَلَى اللَّهِ
My wage is from Allah only, means, rather I will seek the reward for that with Allah.
وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَىْءٍ شَهِيدٍ
and He is a Witness over all things. means, He knows all things, and He knows everything about me and the manner in which I am conveying the Message to you, and He knows all about you.
قُلْ إِنَّ رَبِّى يَقْذِفُ بِالْحَقِّ عَلَّـمُ الْغُيُوبِ
(Say: "Verily, my Lord sends down the truth, the All-Knower of the Unseen.") This is like the Ayah:
يُلْقِى الرُّوحَ مِنْ أَمْرِهِ عَلَى مَن يَشَآءُ مِنْ عِبَادِهِ
(He sends the Revelation by His command to any of His servants He wills) (40:15). meaning, He sends the angel to whomsoever He wills of His servants among the people on earth, and He is the All-Knower of the Unseen; nothing whatsoever is hidden from Him in the heavens or on earth.
قُلْ جَآءَ الْحَقُّ وَمَا يُبْدِىءُ الْبَـطِلُ وَمَا يُعِيدُ
(Say: "The truth has come, and the falsehood can neither create anything nor resurrect.") means, truth and the great Law have come from Allah, and falsehood has gone and has perished and vanished. This is like the Ayah:
بَلْ نَقْذِفُ بِالْحَقِّ عَلَى الْبَـطِلِ فَيَدْمَغُهُ فَإِذَا هُوَ زَاهِقٌ
(Nay, We fling the truth against the falsehood, so it destroys it, and behold, it is vanished) (21:18). When the Messenger of Allah ﷺ entered Al-Masjid Al-Haram on the day of the conquest of Makkah, and found those idols standing around the Ka`bah, he started to hit the idols with his bow, reciting,
وَقُلْ جَآءَ الْحَقُّ وَزَهَقَ الْبَـطِلُ إِنَّ الْبَـطِلَ كَانَ زَهُوقًا
(And say: "The truth has come and the falsehood has vanished. Surely, the falsehood is ever bound to vanish.") (17:81), and:
قُلْ جَآءَ الْحَقُّ وَمَا يُبْدِىءُ الْبَـطِلُ وَمَا يُعِيدُ
(Say: "The truth has come, and the falsehood can neither create anything nor resurrect.") This was recorded by Al-Bukhari, Muslim, At-Tirmidhi and An-Nasa'i.
قُلْ إِن ضَلَلْتُ فَإِنَّمَآ أَضِلُّ عَلَى نَفْسِى وَإِنِ اهْتَدَيْتُ فَبِمَا يُوحِى إِلَىَّ رَبِّى
(Say: "If (even) I go astray, I shall stray only to my own loss. But if I remain guided, it is because of the Revelation of my Lord to me...") means, all good comes from Allah, and in what Allah sends down of revelation and clear truth there is guidance and wisdom. So whoever goes astray, does so by himself, as `Abdullah bin Mas`ud, may Allah be pleased with him, said when he was asked about some issue. He said, "I will say what I think, and if it is correct, then it is from Allah, and if it is wrong, then it is from me and from the Shaytan, and Allah and His Messenger have nothing to do with it."
إِنَّهُ سَمِيعٌ قَرِيبٌ
Truly, He is All-Hearer, Ever Near. means, He hears all the words of His servants, and He is always near to respond to them when they call on Him. An-Nasa0 0 recorded the Hadith of Abu Mu0sa0 which also appears in the Two Sلahل0hلs:
«إِنَّكُمْ لَاتَدْعُونَ أَصَمَّ وَلَا غَائِبًا، إِنَّمَا تَدْعُونَ سَمِيعًا قَرِيبًا مُجِيبًا»
(You are not calling upon one who is deaf or absent; you are calling upon One Who is All-Hearer, Ever Near and Responsive.)
Hadits Terkait
Telah menceritakan kepada kami [Abu Bakr bin Abu Syaibah] berkata, telah menceritakan kepada kami [Abdullah bin Al Mubarak]. (dalam jalur lain disebutkan) Telah menceritakan kepada kami [Muhriz bin Salamah Al 'Adani] berkata, telah menceritakan kepada kami [Abdul Aziz bin Muhammad] dari [Musa bin Ubaidah] dari [Jumhan] dari [Abu Hurairah] ia berkata, Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Setiap sesuatu itu ada zakatnya, dan zakatnya tubuh adalah berpuasa. " Dalam haditsnya Muhriz menambahkan, Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Puasa adalah setengah dari kesabaran
Telah menceritakan kepada kami [Ubaidullah bin Abdul Karim] berkata, telah menceritakan kepada kami [Muhammad bin Umayyah] berkata, telah menceritakan kepada kami [Isa bin Musa Al Bukhari] dari [Ubaidah Al 'Ami] dari [Farqad As Sabakhi] dari [Sa'id bin Jubair] dari [Ibnu Abbas] bahwa Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam berkaitan dengan orang yang beri'tikaf: "Ia berdiam diri dari dosa-dosa dan dialirkan baginya kebaikan seperti orang yang melakukan semua kebaikan
Telah mengabarkan kepada kami [Muhammad bin Rafi'] dia berkata; telah menceritakan kepada kami [Zaid bin Hubab] dia berkata; telah menceritakan kepadaku [Muhammad bin Sa'id Ath Thaifi] dia berkata; telah menceritakan kepada kami ['Atha bin Abu Rabah] dari [Ya'la bin Umayyah] dia berkata; "Aku memasuki Thaif, maka aku menemui ['Ansabah bin Abu Sufyan] yang waktu itu dia sedang menghadapi kematian (sakaratul maut). Aku melihatnya lagi kesakitan, Aku berkata kepadanya; 'Engkau berada dalam kebaikan', lalu dia berkata; 'Saudara perempuanku, [Ummu Habibah], memberitahukanku bahwa Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Barangsiapa mengerjakan shalat dua belas rakaat pada siang dan malamnya, Allah Azza wa Jalla akan membangunkan baginya sebuah rumah di surga." Abu Yunus Al Qusyairi menyelisihinya
Telah mengabarkan kepada kami [Ar Rabi' bin Sulaiman] dia berkata; telah memberitakan kepada kami [Abul Aswad] dia berkata; telah menceritakan kepadaku [Bakr bin Mudhar] dari [Ibnu 'Ajlan] dari [Abu Ishaq Al-Hamdani] dari ['Amru bin Aus] dari ['Ansabah bin Abu Sufyan] dari [Ummu Habibah] bahwa Rasulullah Shalallahu 'Alaihi Wa Sallam bersabda: "Ada dua belas raka'at yang barang siapa mengerjakannya, maka Allah akan membangunkan baginya rumah di surga." Yaitu empat raka'at sebelum zhuhur, dua raka'at sesudahnya, dua raka'at sebelum ashar, dua raka'at sesudah maghrib dan dua raka'at sebelum shalat subuh
Telah mengabarkan kepada kami [Ahmad bin Sulaiman] dia berkata; telah menceritakan kepada kami [Abu Nu'aim] dia berkata; telah memberitakan kepada kami [Zuhair] dari [Abu Ishaq] dari [Al Musayyab bin Rafi'] dari ['Ansabah] -saudara Ummu Habibah- dari [Ummu Habibah] dia berkata; "Barang siapa mengerjakan shalat dalam sehari semalam dua belas raka? t selain shalat wajib, maka akan dibangunkan baginya sebuah rumah di surga. Yaitu empat raka'at sebelum zhuhur, dua raka'at sesudahnya, dua raka'at sebelum ashar, dua raka'at sesudah maghrib dan dua raka'at sebelum shalat subuh