An-Naml

Ayat 61

سُورَةُ النَّمۡلِ

أَمَّن جَعَلَ ٱلْأَرْضَ قَرَارًۭا وَجَعَلَ خِلَٰلَهَآ أَنْهَٰرًۭا وَجَعَلَ لَهَا رَوَٰسِىَ وَجَعَلَ بَيْنَ ٱلْبَحْرَيْنِ حَاجِزًا ۗ أَءِلَٰهٌۭ مَّعَ ٱللَّهِ ۚ بَلْ أَكْثَرُهُمْ لَا يَعْلَمُونَ

Atau siapakah yang telah menjadikan bumi sebagai tempat berdiam, dan yang menjadikan sungai-sungai di celah-celahnya, dan yang menjadikan gunung-gunung untuk (mengkokohkan)nya dan menjadikan suatu pemisah antara dua laut? Apakah disamping Allah ada tuhan (yang lain)? Bahkan (sebenarnya) kebanyakan dari mereka tidak mengetahui.

Surah An-Naml (The Ant)Ayat 61 dari 93

Tafsir Ibn Kathir

أَمَّن جَعَلَ الاٌّرْضَ قَرَاراً

(Is not He Who has made the earth as a fixed abode,) meaning, stable and stationary, so that it does not move or convulse, because if it were to do so, it would not be a good place for people to live on. But by His grace and mercy, He has made it smooth and calm, and it is not shaken or moved. This is like the Ayah,

اللَّهُ الَّذِى جَعَـلَ لَكُـمُ الاٌّرْضَ قَـرَاراً وَالسَّمَآءَ بِنَـآءً

(Allah, Who has made for you the earth as a dwelling place and the sky as a canopy) (40:64).

وَجَعَلَ خِلاَلَهَآ أَنْهَاراً

(and has placed rivers in its midst,) means, He has placed rivers which are fresh and sweet, cutting through the earth, and He has made them of different types, large rivers, small rivers and some in between. He has caused them to flow in all directions, east, west, south, north, according to the needs of mankind in different areas and regions, as He has created them throughout the world and sends them their provision according to their needs.

وَجَعَلَ لَهَا رَوَاسِىَ

(and has placed firm mountains therein, ) means, high mountains which stabilize the earth and make it steadfast, so that it does not shake.

وَجَعَلَ بَيْنَ الْبَحْرَيْنِ حَاجِزاً

(and has set a barrier between the two seas) means, He has placed a barrier between the fresh water and the salt water, to prevent them from mixing lest they corrupt one another. Divine wisdom dictates that each of them should stay as it is meant to be. The sweet water is that which flows in rivers among mankind, and it is meant to be fresh and palatable so that it may be used to water animals and plants and fruits. The salt water is that which surrounds the continents on all sides, and its water is meant to be salty and undrinkable lest the air be corrupted by its smell, as Allah says:

وَهُوَ الَّذِى مَرَجَ الْبَحْرَيْنِ هَـذَا عَذْبٌ فُرَاتٌ وَهَـذَا مِلْحٌ أُجَاجٌ وَجَعَلَ بَيْنَهُمَا بَرْزَخاً وَحِجْراً مَّحْجُوراً

(And it is He Who has let free the two seas, this is palatable and sweet, and that is salty and bitter; and He has set a barrier and a complete partition between them.) (25:53) Allah says:

أَءِلـهٌ مَّعَ اللهِ

(Is there any god with Allah) meaning, any god who could do this, or who deserves to be worshipped Both meanings are indicated by the context.

بَلْ أَكْثَرُهُمْ لاَ يَعْلَمُونَ

(Nay, but most of them know not!) means, in that they worship others than Allah.

Hadits Terkait

bukhari:1371Sahih al-Bukhari

Telah menceritakan kepada kami ['Abdullah bin Muhammad] telah menceritakan kepada kami [Sufyan] dari [Hisyam bin 'Urwah] dari [Bapaknya] dari ['Aisyah radliallahu 'anha] berkata; Nabi Shallallahu'alaihiwasallam bersabda: "Mereka (kaum musyrikin yang terbunuh dalam perang Badar) telah mengetahui sekarang bahwa apa yang aku katakan (terbukti) benar dan Allah telah berfirman (QS An-Naml ayat 80 yang artinya): ("Sungguh kamu tidak akan dapat menjadikan orang yang sudah mati bisa mendengar)

nasai:2076Sunan an-Nasa'iSahihSahih

Telah mengabarkan kepada kami [Muhammad bin Adam] dia berkata; telah menceritakan kepada kami ['Abdah] dari [Hisyam] dari [bapaknya] dari [Ibnu 'Umar] bahwa Nabi shallallahu 'alaihi wasallam berdiri di atas sumur Badar, lalu bersabda: "Apakah kalian telah mendapatkan kebenaran dari apa yang dijanjikan Rabb kalian?" beliau bersabda lagi: " mereka sekarang benar-benar mendengar apa yang kukatakan kepada mereka." Lalu hal itu dilaporkan kepada [Aisyah], maka ia berkata, "Ibnu Umar salah atau lupa, hanya Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: ' Mereka sekarang mengetahui bahwa apa yang kukatakan kepada mereka adalah kebenaran.' Kemudian ia membaca firman Allah -Ta'ala-, 'kamu tidak dapat menjadikan orang-orang yang mati mendengar…'." (Qs. An-Naml 27: 80). Hingga ia membaca satu ayat tersebut

bukhari:3423Sahih al-Bukhari

Telah bercerita kepadaku [Muhammad bin Bassyar] telah bercerita kepada kami [Muhammad binJa'far] telah bercerita kepada kami [Syu'bah] dari [Muhammad bin Ziyad] dari [Abu Hurairah radliallahu 'anhu] dari Nabi shallallahu 'alaihi wasallam: "Sesungguhnya 'Ifrit dari bangsa jin baru saja menggangguku untuk memutuskan shalatku namun Allah menjadikan aku dapat menundukkannya lalu aku tangkap dan hendak mengikatnya pada tiang diantara tiang-tiang masjid hingga tiap orang dari kalian dapat melihatnya. Namun aku teringat akan do'a saudaraku, Nabi Sulaiman 'Alaihissalam; ("Ya Rabb, anugerahkanlah kepadaku kerajaan yang tidak akan dimiliki oleh seorangpun setelah aku"). (QS. Shad ayat 35). Maka kulepaskan kembali setan itu dalam keadaan hina. Kata 'Ifrit (dalam QS surat an-Naml ayat 39) digunakan untuk setiap orang yang membangkang (durhaka), baik dari kalangan manusia maupun jin. Timbangan kata 'Ifriit seperti kata "zibniyah" yang jamaknya zabaniyah". Sedang 'Ifriit, bentuk jamaknya 'Afaariit