Al-Ahqaf

Ayat 33

سُورَةُ الأَحۡقَافِ

أَوَلَمْ يَرَوْا۟ أَنَّ ٱللَّهَ ٱلَّذِى خَلَقَ ٱلسَّمَٰوَٰتِ وَٱلْأَرْضَ وَلَمْ يَعْىَ بِخَلْقِهِنَّ بِقَٰدِرٍ عَلَىٰٓ أَن يُحْۦِىَ ٱلْمَوْتَىٰ ۚ بَلَىٰٓ إِنَّهُۥ عَلَىٰ كُلِّ شَىْءٍۢ قَدِيرٌۭ

Dan apakah mereka tidak memperhatikan bahwa sesungguhnya Allah yang menciptakan langit dan bumi dan Dia tidak merasa payah karena menciptakannya, kuasa menghidupkan orang-orang mati? Ya (bahkan) sesungguhnya Dia Maha Kuasa atas segala sesuatu.

Surah Al-Ahqaf (The Dunes)Ayat 33 dari 35

Tafsir Ibn Kathir

Commanding the Prophet to persevere

Allah then commands His Messenger to observe patience with those who rejected him among his people. He says,

فَاصْبِرْ كَمَا صَبَرَ أُوْلُواْ الْعَزْمِ مِنَ الرُّسُلِ

(Therefore be patient as did those of determination among the Messengers.) meaning, as they were patient with their people's rejection of them. "Those of determination" among the Messengers are Nuh, Ibrahim, Musa, `Isa and the last of all of the Prophets, Muhammad ﷺ. Allah has specifically mentioned their names in two Ayat: Surat Al-Ahzab (33:7) and Surat Ash-Shura (42:13).

وَلاَ تَسْتَعْجِل لَّهُمْ

(and be in no hurry for them.) which means, `do not rush the punishment for them.' This is similar to Allah's saying:

وَذَرْنِى وَالْمُكَذِّبِينَ أُوْلِى النَّعْمَةِ وَمَهِّلْهُمْ قَلِيلاً

(And leave Me alone to deal with the rejectors, those who are in possession of good things of life. And give them respite for a little while.) (73:11)

فَمَهِّلِ الْكَـفِرِينَ أَمْهِلْهُمْ رُوَيْداً

(So allow time for the disbelievers, and leave them for a while.) (86:17) Then Allah says:

كَأَنَّهُمْ يَوْمَ يَرَوْنَ مَا يُوعَدُونَ لَمْ يَلْبَثُواْ إِلاَّ سَاعَةً مِّن نَّهَارٍ

(On the Day when they will see that which they are promised, it will be as though they had not remained (in the world) except an hour in a day.) Which is similar to Allah's saying,

كَأَنَّهُمْ يَوْمَ يَرَوْنَهَا لَمْ يَلْبَثُواْ إِلاَّ عَشِيَّةً أَوْ ضُحَـهَا

(On the Day they see it (the Hour), it will be as though they had not remained (in the world) except for a day's afternoon or its morning.) (79:46) and as He says,

وَيَوْمَ يَحْشُرُهُمْ كَأَن لَّمْ يَلْبَثُواْ إِلاَّ سَاعَةً مِّنَ النَّهَارِ يَتَعَارَفُونَ بَيْنَهُمْ

(And on the Day when He shall gather them together, (it will be) as if they had not stayed but an hour of a day. They will recognize each other.)(10:45) Then Allah says,

بَلاَغٌ

(A clear message.) meaning, this Qur'an provides a clear concept.

فَهَلْ يُهْلَكُ إِلاَّ الْقَوْمُ الْفَـسِقُونَ

(But will any be destroyed except the defiantly rebellious people) Which means that Allah does not destroy anyone except those who choose the way of destruction. It is part of Allah's justice that He does not punish anyone except those who deserve the punishment -- and Allah knows best. This concludes the explanation of Surat Al-Ahqaf. And all praise and blessings are due to Allah. Both success and protection from faults are by His help.

Hadits Terkait

tirmidhi:3256Jami' at-TirmidhiDaif IsnaadDaif Isnaad

Telah menceritakan kepada kami [Ali bin Sa'id Al Kindi] telah menceritakan kepada kami [Abu Muhayyah] dari [Abdul Malik bin Umair] dari [Ibnu Akhi Abdullah bin Salam] berkata: Saat Utsman diburu untuk dibunuh, [Abdullah bin Salam] datang lalu Utsman bertanya padanya: Ada perlu apa kau datang? Ia menjawab: Aku datang untuk menolongmu. Utsman berkata: Temuilah orang-orang lalu usirlah mereka dariku karena kau diluar itu lebih baik bagiku dari pada kau didalam. Abdullah bin Salam keluar menemui orang-orang lalu berkata: Wahai sekalian manusia, dulu dimasa jahiliyah aku bernama fulan lalu Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa Salam memberiku nama Abdullah, berkenaan denganku turun beberapa ayat kitab Allah, berkenaan dengankulah ayat ini turun: "Dan seorang saksi bani israil menyatakan kesaksian semisalnya dan ia beriman, namun kalian malah menyombongkan diri, sesungguhnya Allah tidak memberi petunjuk orang-orang yang zhalim (QS. Al-Ahqaf 10) Dan diturunkan karenaku, ayat; "Katakanlah: 'Cukuplah Allah dan orang yang memiliki pengetahuan tentang al kitab menjadi saksi antara aku dan kamu sekalian." (Al Israa`: 96), sesungguhnya Allah memiliki pedang yang disarungkan sehingga tidak menebas kalian, para malaikat telah melindungi kalian di negeri kalian. Inilah pesan-pesan yang karenanya nabi kalian turun. Takutlah kalian kepada Allah dari membunuh nabi ini, Takutlah kalian kepada Allah dari membunuh nabi ini, demi Allah jika kalian membunuhnya niscaya para malaikat akan menghilangkan perlindungan terhadap kalian, dan pedang Allah yang dahulunya disarungkan akan dihunus untuk kalian, dan tidak akan disarungkan lagi hingga hari kiamat. Akhirnya mereka berkata: Bunuhlah si Yahudi dan bunuhlah Utsman. Abu Isa berkata: Hadits ini gharib. [Syu'aib bin Shafwan] meriwayatkannya dari [Abdul Malik bin Umair] dari [Ibnu Muhammad bin Abdullah bin Salam] dari [kakeknya, Abdullah bin Salam]

bukhari:3206Sahih al-Bukhari

Telah bercerita kepada kami [Makkiy bin Ibrahim] telah bercerita kepada kami [Ibnu Juraij] dari ['Atha'] dari ['Aisyah radliallahu 'anhuma] berkata; "Nabi shallallahu 'alaihi wasallam apabila melihat awan mendung di langit, Beliau memandangnya lalu membelakanginya, mondar-mandir antara keluar-masuk rumah dengan wajah yang berubah. Kemudian 'Aisyah minta penjelasan hal itu, maka Nabi shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Aku tidak tahu pasti barangkali kejadiannya bisa seperti kaum yang berkata (sebagaimana firman Allah dalam QS al-Ahqaf ayat 24) yang artinya: "Maka tatkala mereka melihat adzab itu berupa awan yang menuju ke lembah-lembah mereka